apahabar.com
Ilustrasi facebook. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Facebook dan Instagram terpantau down hingga saat ini, Kamis (14/3/2019) pukul 10.15 Wita. Kedua media sosial tersebut masih belum bisa dioperasikan.

Tidak saja Facebook dan Instagram, beberapa masalah juga ditemui ketika menggunakan fitur-fitur Facebook dan Instagram, seperti Messenger, posting feed di Facebook dan Instagram, bahkan update Story di WhatsApp.

The Verge sebagaimana dikutip Merdeka.com, menyebutkan Oculus VR yang dimiliki Facebook juga sempat down. Begitu juga fitur Facebook Ad. Hal ini sama seperti WhatsApp, juga anak perusahaan Facebook, juga terdampak meskipun cukup minor di aspek Story.

Baca Juga: Facebook Melorot ke Posisi 7, untuk Kategori Tempat Kerja Terbaik

apahabar.com
Berikut keterangan facebook. Foto-facebook

The Verge juga mencatat bahwa beberapa negara bahkan terdampak dalam mengirim pesan di WhatsApp. Paraguay, Argentina, Brazil, India, Bangladesh, adalah beberapa di antaranya.

Instagram sendiri melalui Twitter menyebut bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan masalah ini.

“Kami sadar akan adanya masalah yang berdampak pada akses Instagram saat ini. Kami tahu ini membuat mengecewakan, dan tim kami sedang bekerja keras untuk memperbaiki ini secepat mungkin,” tulis Instagram di akun Twitter resminya @instagram.

Baca Juga: Instagram Saring Komentar Otomatis Bahasa Indonesia

Sebelumnya, memang Instagram adalah aplikasi yang terdampak paling parah. Pasalnya, feed tidak mau loading, Instagram Story tidak bisa dibuka, dan fitur Direct Messages dan tombol untuk posting konten baru tidak berfungsi.

Pihak Facebook sendiri belum memberi tahu mengapa permasalahan ini terjadi. Namun mereka memastikan bahwa ini bukan peretasan, atau serangan DDoS yang memang menyerang sistem.

“Kami sadar kalau semua orang kini sedang mengalami masalah dalam mengakses aplikasi Facebook dan keluarganya. Kami sedang menyelesaikan masalah ini,” tulis Facebook di akun Instagramnya, @ facebook.

Baca Juga: WhatsApp Bukan Aplikasi Pesan Terbaik, Ini 5 Alasannya

Editor: Muhammad Bulkini