Tak Seberuntung THM, Pembukaan Siring Pierre Tendean Ditunda Lagi Benarkah Depresi? Ibu Terduga Pembunuh Anak Kandung di Batu Benawa HST di Mata Warga Suami Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Dikenal Penanambaan KPK OTT Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna Dampak Libur Panjang, Banjarbaru Kembali Zona Merah!

Gubernur Kaltim Sambut Baik Pembangunan Pabrik Semen di Kutim

- Apahabar.com Sabtu, 16 Maret 2019 - 22:26 WIB

Gubernur Kaltim Sambut Baik Pembangunan Pabrik Semen di Kutim

Warisan dunia Karst Sangkulirang terancam jadi pabrik semen. Foto-istimewa.

apahabar.com, SAMARINDA – Potensi sumber daya alam (SDA) Kalimantan Timur rupanya menjadi daya tarik investor dari luar negeri untuk menanamkan modalnya.

Kali ini, Provinsi Zhejiang Republik Rakyat Tiongkok melalui HongShi Holding Groups Co. Ltd yang menyatakan ketertarikan. Perusahaan asal Negeri Tirai Bambu berencana mengelola kawasan karst di Sekerat, Bengalon, Kabupaten Kutai Timur untuk industri semen.

Gayung bersambut, Gubernur Kaltim Isran Noor menyambut baik rencana investasi itu. Pembangunan tersebut kata Isran mesti memperhatikan aspek lingkungan dan terpenting menyerap tenaga kerja lokal sebanyak-banyaknya.

Baca Juga: Kunjungi Balikpapan, Gubernur Curhat Soal Banjir

“Untuk tenaga kerja nantinya, saya tegaskan, tenaga asing boleh masuk namun untuk tenaga teknis dan manajemen. Dan harus ada transfer teknologi ke daerah,” tegas dia dikutip dari laman resmi Pemprov Kaltim, hari ini, Sabtu (16/3).

Soal ini, dikutip dari ANTARA, Bupati Kutai Timur Ismunandar turut mengamini. Kata Ismu, perusahaan harus bisa melakukan pembinaan dan pelatihan bagi putra putri di Kutim untuk transfer teknologi.

Wagub Hadi Mulyadi menambahkan, investor juga sudah harus punya program yang jelas terkait penyaluran corporate social responsibility (CSR) bagi masyarakat di lingkungan sekitar pabrik.

Untuk diketahui, pembangunan pabrik semen direncanakan menelan biaya hampir 1 miliar dolar AS dengan green technology (zero dust). Nantinya akan ada 1.000 orang tenaga kerja dibutuhkan dari sektor ini dengan kapasitas produksi pabrik mencapai 8 juta ton/tahun.

Soal ini, Pemerintah Provinsi Zhejiang dipimpin Wakil Direktur Jenderal Komisi Pengembangan dan Reformasi Provinsi Zhejiang Xu Xing berkunjung ke Pemprov Kaltim kemarin, Jumat (15/3). Mereka diterima di Ruang Rapat Tepian 2 Lantai II Kantor Gubernur Kaltim.

Terkait rancangan kerja sama dengan masih akan disempurnkan kedua belah pihak  berdasarkan aturan (regulasi yang berlaku).

“(Hongshi Holding) Pasti akan mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia. Mengutamakan tenaga kerja lokal yang akan dilatih sebagai ahli teknisi hingga ke manajemen. CSR juga pasti ada,” jawab Deputy Director Hongshi Holding Xu Xing, tulis ANTARA.

Menurut informasi dalam rapat, lahan yang akan dikembangkan untuk industri semen tahap awal seluas 100 hektare (ha). Ke depan bisa dikembangkan hingga 300 ha atau lebih.

Selain kawasan tertutup untuk operasional perusahaan, juga ada kawasan perumahan, hingga ruang terbuka hijau.

apahabar.com

Gubernur Kaltim menyerahkan cinderamata kepada Wakil Direktur Jenderal Komisi Pengembangan dan Reformasi Provinsi Zhejiang Xu Xing. Foto-Rian/humasprovkaltim

Baca Juga: Kaltim Tuntut Kejelasan soal Pengelolaan Migas

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Diversifikasi Pangan, Kaltim Pilih Sukun
apahabar.com

Kaltim

Jajaki Kerja Sama Sektor Pariwisata, Seychelles Puji Pulau Maratua
apahabar.com

Kaltim

Klaster Lingkungan Covid-19 Mulai Menyebar di Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Siap Gelontorkan Puluhan Miliar untuk Beasiswa Tahun Ini
apahabar.com

Kaltim

Pendapatan Daerah Kaltim Bertambah Ratusan Miliar
apahabar.com

Kaltim

Tagih Utang Proyek, Puluhan Ormas Bersenjata Tajam di Samarinda Diamankan
apahabar.com

Kaltim

APBD-P Kaltim Disepakati Rp 13 Triliun, Isran Optimistis Tahun Depan Naik
apahabar.com

Kaltim

HUT TNI, Kapolres Samarinda Kejutkan Korem
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com