ga('send', 'pageview');
Salip Pekapuran, Teluk Dalam Tertinggi Kasus Covid-19 di Banjarmasin SE Terbit, Sejumlah Sekolah di Banjarmasin Belum PLS Daring Ongkos Politik Mahal, Paman Birin-Muhidin Terancam Melawan Kotak Kosong Terindikasi HTI, Dua Pemuda Kotabaru Diciduk Polisi Push Up Bak Lelucon, Banjarbaru Terapkan Denda Tak Pakai Masker




Home Kaltara

Jumat, 8 Maret 2019 - 11:13 WIB

Guru di Pedalaman Kalimantan Syaratnya Cuma Ijazah SMA, Berminat?

Redaksi - Apahabar.com

Ilustrasi guru di kawasan perbatasan dan pedalaman. Foto-Istimewa

Ilustrasi guru di kawasan perbatasan dan pedalaman. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNGSELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie untuk memberikan insentif kepada para guru kembali dilakukan tahun ini. Melalui APBD 2019, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara mengalokasikan kurang lebih Rp 75 miliar.

Realisasinya, terutama untuk para guru TK, SD hingga SMP sederajat yang dikelola kabupaten/kota, sementara ini masih menunggu usulan dari sekolah maupun Pemkab dan Pemkot, terkait berapa jumlah gurunya.

Dalam merealisasikan insentif untuk para guru, kata Irianto dibagi menjadi tiga. Yaitu melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Khusus kepada Kabupaten/Kota, dikelola oleh Pemprov melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) sendiri, serta disalurkan lewat dana hibah.

Dikatakan, alokasi anggaran melalui APBD yang yang disalurkan lewat Bankeu sekitar Rp 71,25 miliar.

“Insentif guru melalui Bankeu ini akan diberikan untuk jenjang PAUD yang di dalamnya ada TK, Raudatul Alfal (RA), Bustanul Alfal (BA). Kemudian SD, MI, SMP, MTs Kabupaten Kota di Kaltara,“ ungkap Irianto, Jumat (8/3).

Sementara insentif untuk guru tidak tetap atau guru honor setingkat SMA, MA dan SMK, serta SLB yang dikelola oleh Disdikbud Kaltara, dialokasikan sebesar Rp 3,1 miliar.

“Untuk insentif guru tetap Yayasan SMA, SMK Swasta, dananya disalurkan lewat hibah. Jumlah pastinya belum menyesuikan,” lanjut dia.

Disebutkan, tahun lalu jumlah guru tidak tetap dan guru yayasan tetap tingkat SLTA, dan guru SLB yang mendapatkan insentif sebanyak 1.010 orang. Mereka berasal sekolah negeri dan swasta.

Baca Juga: Rekrutmen Pengawas TPS Terkendala Syarat Umur dan Ijazah

Terpisah, Kepala Disdikbud Kaltara Sigit Muryono menjelaskan terkait encairan insentif guru tahun ini. Pemprov kata dia masih menunggu usulan jumlah guru penerima insentif dari sekolah-sekolah di kabupaten kota.

“Dalam bulan ini kami akan mengirim surat kepada kabupaten kota untuk segeera mengirim usulan penerima insentif guru itu. Karena biasanya insentif dicairkan per triwulan,” jelas Sigit.

Tahapannya, sekolah yang sudah mengajukan usulan penerima insentif guru akan diverifikasi oleh Disdikbud Kaltara dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltara. Setelah itu baru dicairkan dananya.

“Usulan itu akan diverifikasi lagi dengan melihat guru yang mulai mengajar tahun 2018, dan yang terdaftar pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Syarat lainnya, memiliki SK dari Yayasan. Setelah diverifikasi lalu dibuatkan SK Gubernur, dan baru bisa pencairan,“ papar Sigit.

Kepala BPKAD Kaltara Aspianur menambahkan, tahun ini bantuan insentif guru melalui dana Bankeu akan dibuat Petunjuk Teknis (Juknis)-nya dulu. Hal ini karena tiap tahun jumlah guru yang menerima berubah.

Tahun ini, disebutkan akan ada yang berbeda dalam Juknis. Salah satunya, syarat ijazah terakhir bagi guru penerima.

Jika tahun lalu, semua guru penerima minimal berijazah sarjana. Tahun ini, ada kebijakan Gubernur untuk guru di wilayah pedalaman dan perbatasan, syarat minimal cukup berijasah SMA sederajat.

“Karena ada kebijakan baru itu, Juknis kita ubah. Begitu pun dengan dana Bankeu khusus insentif guru ini, anggarannya juga akan bertambah. Hanya saja, tetap tidak merubah pagu anggaran yang sudah kita tetapkan,” imbuhnya.

Baca Juga: Ditangkap, Penyebar Hoax Ijazah Palsu Jokowi Terancam 3 Tahun Bui

Editor: Fariz F

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltara

Kaltara Usul Dana Rp 3,84 Triliun untuk 11 Program Prioritas
apahabar.com

Kaltara

Kaltara Siapkan Rumah dan Mobil Dinas bagi Dokter Spesialis
apahabar.com

Kaltara

Dekranas Jadikan UMKM Perbatasan Prioritas Pengembangan
apahabar.com

Kaltara

Minta Tangkal Hoaks, Gubernur Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Kaltara
apahabar.com

Kaltara

2021, Kaltara Target Elektrifikasi Listrik Capai 100 Persen
apahabar.com

Kaltara

Jemput Bola ke Kawasan Terluar, Kaltara Andalkan SiPelandukilat
apahabar.com

Kaltara

Simdali, Siasat Kaltara Atasi 4 Persoalan Distribusi BBM dan LPG
apahabar.com

Kaltara

Wah, Ratusan Desa di Kaltara Sudah Miliki BUMDes dan 3 BUMasDes
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com