Begal Sadis di Gunung Kayangan Ditembak Sebelum Beraksi di Bali Temui Pacar, Begal Sadis di Gunung Kayangan Pelaihari Ditembak Petugas Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos

Hari Air 2019, Warga Kaltim Deklarasi Sungai Bebas Sampah

- Apahabar.com Kamis, 21 Maret 2019 - 21:18 WIB

Hari Air 2019, Warga Kaltim Deklarasi Sungai Bebas Sampah

ILUSTRASI sungai Karang Asam. Foto-Dok. Korankaltim.com

apahabar.com, SAMARINDA – Kondisi drainase dan sungai Kota Samarinda cukup memprihatinkan, akhirnya ditindaklanjuti pemerintah setempat dengan aksi bersih-bersih. Bersih bersih digelar di sungai Karang Asam kecil yang selama ini disinyalir jadi biang kerok banjir.

Untuk diketahui, banjir selalu terjadi walaupun hujan sesaat mengguyur ibukota Provinsi Kaltim itu. Karenanya, sekaligus memperingati Hari Air Dunia XXVII 2019, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR Pera) Kaltim menggelar bersih-bersih sungai di kawasan Jalan Antasari itu.

Baca Juga: Empat Titik Panas Pemicu Kebakaran Lahan Terdeteksi di Kaltim

Aksi dilakukan dengan menggandeng masyarakat, termasuk Komunitas Peduli Banjir Samarinda, Kamis 21 Maret 2019.

Adapun, kegiatan diawali pembacaan dan penandatanganan deklarasi Sungai Bebas Sampah, sebagai bentuk komitmen bersama dilakukan Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda, kecamatan, kelurahan, kelompok komunitas, dunia usaha, akademisi, mahasiswa, pelajar, Babinsa dan PKK dalam menyelamatkan air bagi kehidupan lebih baik.

Kemudian, deklarasi dilanjutkan Bersih-Bersih Sungai sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam pelestarian dan pengelolaan Sungai Karang Asam Kecil di jantung ibukota Benua Etam.

Menurut Sekretaris Dinas PUPR Pera Kaltim Dadang Irawan, upaya pembersihan kawasan resapan dan tangkapan air terutama sungai dengan melibatkan masyarakat sangat penting dan strategis

“Ini upaya kita bersama mengedukasi masyarakat untuk berkomitmen menjaga sungai bebas sampah,” katanya didampingi Kepala Bidang SDA Irhamsyah, Rabu (20/3) dikutip dari laman resmi Pemprov Kaltim.

Dadang berharap bersih-bersih sungai bebas sampah ini bisa berkelanjutan dan melibatkan semua pihak, sehingga terbangun kesadaran penuh untuk menyelamatkan sungai dari masalah sampah.
Kegiatan bertema ‘Semua Harus Mendapatkan Air’ tampak diikuti 350 orang terbagi dalam tujuh kelompok yang dipusatkan sepanjang Jalan Pangeran Antasari Samarinda.

Baca Juga: Jajaki Kerja Sama Sektor Pariwisata, Seychelles Puji Pulau Maratua

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Balikpapan Segera Bayarkan Tunggakan Rp2 Miliar ke BPJS Kesehatan
apahabar.com

Kaltim

Wisata di Ibu Kota Negara, Gubernur: Orang Kaltim Harus Senang Dulu
apahabar.com

Kaltim

38 Inspektur Tambang Perketat Pengawasan 180 IUP
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Raih Dua Anugerah BI Corner Award
apahabar.com

Kaltim

Pendapatan Daerah Kaltim Bertambah Ratusan Miliar
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Jadi Ibu Kota, Wagub Hadi Berguru ke Canberra

Kaltim

Didemo, Gubernur Kaltim Serap Aspirasi dari Kegubernuran
apahabar.com

Kaltim

Bongkahan Hitam di Pantai Balikpapan Dipastikan Batu Bara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com