Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Hasil Langsiran Dijual ke Tambang, Polisi Selidiki Keterlibatan SPBU

- Apahabar.com Selasa, 26 Maret 2019 - 16:48 WIB

Hasil Langsiran Dijual ke Tambang, Polisi Selidiki Keterlibatan SPBU

DISEGEL- SPBU Trikora di Jalan Trikora Sungai Besar Banjarbaru. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Kasus dugaan penyelewengan ratusan liter solar bersubsidi memasuki babak baru.

Saat ini, polisi tengah mendalami dugaan kecurangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Trikora Banjarbaru. Sejumlah mesin pengisian BBM jenis solar milik SPBU itu disegel.

Sejauh ini, polisi turut mengamankan sopir truk bernama Fery Sadli. Fery tertangkap saat membawa truk bertangki siluman atau modifikasi yang berisi solar langsiran dari SPBU tersebut. Totalnya sebanyak 600 liter.

Menurut, Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, AKP Aryansyah didampingi Kasubbag Humas AKP Siti Rohayati sejumlah saksi sudah diperiksa. Umumnya mereka yang berada di lapangan saat Fery melangsir.

“Keterlibatan SPBU sedang kami dalami. Bila ternyata ada keterlibatan dan telah cukup bukti. Maka kami segera akan tutup SPBU-nya,” tegasnya kepada apahabar.com Selasa (26/3) sore.

Baca Juga: Nah, Truk BBM Tangki Siluman Tertangkap Langsir BBM di Banjarbaru

Terbaru, berdasarkan pengakuan Fery, sudah sepekan terakhir ia menggeluti bisnis haram. BBM hasil langsiran nantinya dipasok untuk penjual eceran.

“Ada juga yang dijual untuk suplai BBM alat berat di daerah tambang,” jelas dia kepada polisi. Polisi masih menghitung berapa total kerugian dari ulah Fery.

Termasuk apakah ada keterlibatan pemain lain dalam kasus ini. Menurut catatan kepolisian, Fery belum pernah memiliki catatan hitam.

Sementara, untuk mempertanggungjawabkan aksinya Fery masih mendekam di balik jeruji besi Mapolres Banjarbaru. Kepadanya, polisi mengenakan pasal penyalahgunaan pengangkutan bahan bakar Minyak yang disubsidi pemerintah. Sebagaimana masuk dalam Pasal 55 Huruf B, Undang Undang RI No 22 Tahun 2001.

Perlu diketahui, Unit Tipiter Satreskrim Polres Banjarbaru menangkap Fery, Jumat (22/3) lalu. Modus yang digunakannya ialah menambah kapasitas tangki BBM di dua tangki tambahan dan satu tandon di dalam bak truknya. Kemudian ikut antre membeli BBM jenis solar bersubsidi di SPBU di wilayah, Jalan Trikora Banjarbaru.

Baca Juga: Kebutuhan Solar untuk Wilayah Bontang Dijamin Aman

 

Reporter: Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Diananta Disidang di Kotabaru, KKJ: Skenario Kriminalisasi Jurnalis
apahabar.com

Hukum

Perkelahian Berujung Penikaman Terjadi di Tapin
apahabar.com

Hukum

Putra Menhan Malaysia Ditangkap dalam Penggerebekan Narkoba
apahabar.com

Hukum

Kuli Bangunan di Banjarmasin Nekat Edar Sabu
apahabar.com

Hukum

Polda Metro Jaya Limpahkan Berkas Pembunuhan Sekeluarga
apahabar.com

Hukum

Dugaan Asusila Oknum KPU Banjarmasin, Sidang Berlangsung Tertutup
apahabar.com

Hukum

Terlalu, Warga Amuntai Gadaikan Motor Teman untuk Jaminan Hutang
apahabar.com

Hukum

Ops Patuh Intan di Banjarmasin, Sudah Ribuan Pengendara Terjaring
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com