Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel Terpapar Covid-19, Kemenag Tutup Satu Ponpes di Palangka Raya

Ikut Kampanye Jokowi, Bupati dan Wabup Jember Ajukan Cuti

- Apahabar.com Senin, 25 Maret 2019 - 11:08 WIB

Ikut Kampanye Jokowi, Bupati dan Wabup Jember Ajukan Cuti

Calon Presiden 01, Joko Widodo. Foto-Istimewa/Tim Relawan Jokowi

apahabar.com, JEMBER – Bupati Jember Faida dan Wakil Bupati Jember A. Muqit Arief mengajukan izin cuti untuk mengikuti kegiatan kampanye terbuka yang dihadiri Calon Presiden RI Joko Widodo di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (25/3).

“Bupati dan Wabup Jember sudah mengajukan izin cuti jauh-jauh hari untuk mengikuti kampanye Pak Jokowi di Jember. Namun, saya belum tahu apakah surat izin itu sudah diterima beliau,” kata Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jember Tabroni dilansir Antara, Minggu (24/3/2019) sore.

Baca Juga: Sambut Kampanye Akbar Jokowi-Ma’ruf, TKD Kalsel Kerahkan 40 Ribu Massa

Selain Bupati dan Wabup Jember, lanjut Tabroni, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga dijadwalkan hadir bersama sejumlah tokoh Tim Kampanye Nasional (TKN). Misalnya, Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristianto dan Abdul Kadir Karding dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Terkait hal tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Jember Imam Thobroni Pusaka mengatakan, kabarnya surat izin cuti kampanye Bupati dan Wabup Jember sudah turun dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Surat tersebut rencananya akan disampaikan ke Bawaslu Kabupaten Jember, Senin (23/3/2019) pagi.

“Kepala daerah yang akan berkampanye harus menaati aturan yang berlaku yakni wajib mengajukan izin cuti jika berkampanye pada hari kerja, sedangkan pada hari libur tidak perlu ajukan izin cuti,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa cuti kampanye kepala daerah hanya boleh dilakukan 1 kali dalam 1 pekan sesuai ketentuan yang tertuang dalam pasal 303 ayat 1 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Kami juga sudah mengirimkan surat kepada Bupati dan Wakil Bupati Jember untuk tidak menggunakan fasilitas negara. Apabila masih ada yang menggunakan mobil dinas dan fasilitas negara lainnya, akan ditindaklanjuti sesuai dengan Peraturan Bawaslu dan perundang-undangan,” pungkas mantan aktivis mahasiswa itu.

Baca Juga: Berikut Kegiatan Jokowi Saat Kampanye Terbuka 27 Maret di Kalsel

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Mushaffa Zakir Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Buruh di Kota Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Godok Sembilan Nama untuk Pilwali, Gerindra Banjarmasin Tunggu Instruksi DPP
apahabar.com

Politik

Deklarasi KAMI, Megawati: Banyak ingin jadi Presiden
DKPP

Politik

DKPP Minta Jurnalis Diberi Ruang Peliputan Saat Debat Terbuka Pilkada Kalsel
apahabar.com

Politik

Resmi! KPU Tetapkan Tiga Paslon di Pilkada Tanbu 2020
apahabar.com

Politik

Direstui H Rusli, Andin Sofyanoor Mantap Maju di Pilkada Banjar
apahabar.com

Politik

Sapa Warga Sungai Andai, Ibnu-Ariffin Beber Rencana Bangun Jembatan
apahabar.com

Politik

Debat Kedua Pilgub Kalsel, Giliran Muhidin dan Difriadi Darjat Adu Gagasan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com