Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya Ultah Ke-4, Kelompok Garis Keras Bartman Ultras 1988 Menolak Perbedaan Tipu Belasan Petugas Kebersihan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah

Jaga Ukhuwah Islamiah Walau Berbeda Pandangan Politik

- Apahabar.com Selasa, 12 Maret 2019 - 11:32 WIB

Jaga Ukhuwah Islamiah Walau Berbeda Pandangan Politik

Ustaz Mukhlis Biridlo Hafizhahullah meminta umat Islam menjaga ukuwah Islamiah di tengah memanasnya situasi politik. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Di tengah memanasnya situasi politik menjelang Pemilu 2019, umat Islam diminta tetap terus menjaga tali ukuwah Islamiah. Perbedaan pilihan baik legislatif maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) pun dinilai hal yang biasa.

Ustaz Mukhlis Biridlo Hafizhahullah usai memimpin ta’lim di Mesjid Syarifah Shalihah di Jalan Muslim Komplek Sa’adah, Kelurahan Sungai Paring, Martapura, Kabupaten Banjar mengimbau semua pihak jangan menyebarkan informasi hoaks yang tak jelas kebenarannya. Termasuk info hoaks Pemilu 2019.

“Tidak semua informasi dari media sosial patut disebarkan sebelum ditelaah terlebih dahulu kebenarannya,” saran Ustadz Mukhlis Biridlo Hafizhahullah selepas ba’da Magrib di Masjid Syarifah Shalihah, Senin (11/3).

Ia menambahkan, ummat Muslim yang baik dan bertaqwa minimal tidak ikut campur dalam perkara yang tidak ketahui oleh ahlinya.

Ustaz Mukhlis mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan kemaslahatan manusia, baik dalam mencari rezeki, melaksanakan amal kebajikan, menuntut ilmu dan lain-lain.

“Banyak sekali yang bisa diperbuat dengan nikmat Allah serta upaya keras dari petugas keamanan dalam menciptakan suasana sejuk dan damai ini,” terangnya dalam rilis yang diterima apahabar.com, Selasa (12/3).

Baca Juga: Berbeda Pilihan, Wali Kota tak Ingin Masyarakat Terpecah

Lanjut Mukhlis, kepada kaum muslimin perlu diketahui bahwa paham radikalisme atau aksi terorisme itu bukan bagian dari pemahanan aqidah.

“Perlu kiranya kita cukup menjadi insan yang bermanfaat bagi orang banyak, bukan justru merusak apalagi membuat kesesatan,” sarannya.

“Ingat doa Nabi Iberahim memohon kepada Allah agar Mekkah jadi kota yang aman dan doa kedua baru minta dilimpahkan rezeki bagi kaum muslimin,” bebernya.

Dilain sisi AKBP Asep Hidayat S Sos M. A.P Kasubdit Kamneg Dit Ik Polda Kalsel mengungkapkan, bahwa ini bagian dari program Polda Kalsel mengedukasi masyarakat dengan cara memberikan pemahaman yang benar terkait dengan pemahaman agama yang diimani, termasuk pandangan Islam terhadap keamanan dan paham radikalisme ini.

“Kepolisian akan terus bersinergi dengan para pendakwah, ustadz dalam mendukung upaya pencegahan hoaks, radikalisme guna menciptakan situasi aman, damai dan sejuk,” tukas Asep.

Baca Juga: Ibnu Sina: Beda Pilihan Jangan Sampai Jadi Gesekan

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Pilgub Kalsel, Mampukah Duo Jenderal Menangkan Denny-Difri?
apahabar.com

Politik

Quick Count Bakal Segera Dimulai, Ada 40 Lembaga Survey Resmi KPU
apahabar.com

Politik

Hari Ini Jokowi Kampanye di Bogor
apahabar.com

Politik

Debat Pilwali Banjarbaru 2020: Aditya Absen, Iskandar-Iwansyah Tiba Pertama
apahabar.com

Politik

Hitung Cepat LSI Denny Ja, PSI Cs Berguguran
apahabar.com

Politik

Gerindra Resmi Tarik Dukungan Nadjmi-Jaya di Pilwali Banjarbaru
apahabar.com

Politik

Dilantik Jadi Menhan, PKS Ucapkan Selamat kepada Prabowo
apahabar.com

Politik

Maju di Pilkada Kotabaru, Zairullah Juga Akui Kantongi Restu di Luar Partai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com