CEK FAKTA: Covid-19 Jadi Ladang Bisnis RS di Banjarmasin? Duh, Zona Hitam Covid-19 di Banjarmasin Bertambah! Selama Pandemi, Biaya Operasional Bekantan Kalsel Kian Melonjak Belasan Warga Kalsel Terimbas Penyusutan Karyawan Lion Air KPK OTT Bupati Kutai Timur dan Istrinya di Jakarta




Home Politik

Minggu, 31 Maret 2019 - 13:28 WIB

Jokowi: Kita Mulai Bangun Jalur Kereta Api Makassar ke Parepare

Redaksi - Apahabar.com

Kampanye calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan. Massa meluber hingga jalan-jalan di dekat lapangan Karebosi, Minggu (31/3/2019). Foto - Istimewa

Kampanye calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan. Massa meluber hingga jalan-jalan di dekat lapangan Karebosi, Minggu (31/3/2019). Foto - Istimewa

apahabar.com, MAKASSAR – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo berjanji untuk meningkatkan infrastruktur di Sulawesi Selatan (Sulsel) bila ia kembali terpilih sebagai presiden 2019-2024. Salah satunya telah memulai membangun jalur kereta api dari Makassar ke Parepare sepanjang 145 kilometer.

“Saya tadi bisik-bisik dengan Pak JK (Jusuf Kalla). Bahwa di Makassar ini, di Sulsel ini, telah kita mulai bangun jalur kereta api dari Makassar ke Parepare. Betul? Ini akan berikan dampak besar bagi ekonomi di Sulsel,” kata Joko Widodo (Jokowi) di lapangan Karebosi, Makassar, seperti dilansir Antara, Minggu (31/3/2019).

Baca Juga: Pengamat: Capres Kurang Elaborasi Tantangan Internasional Bidang Siber

apahabar.com

Kampanye calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan. Massa meluber hingga jalan-jalan di dekat lapangan Karebosi, Minggu (31/3/2019). Foto – Istimewa

Jokowi menyampaikan hal itu dalam kampanye terbuka yang juga dihadiri oleh Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Mufidah Jusuf Kallah, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, mantan gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, tokoh Golkar Nurdin Halid dan para pejabat lainnya.

Jalur kereta api Makassar-Parepare adalah jalur sepanjang 145 kilometer yang masuk dalam jalur kereta Trans-Sulawesi. Peletakan batu pertama pembangunan proyek ini dilakukan pada 18 Agustus 2014 dan diujicobakan untuk kali pertama pada 10 November 2017.

apahabar.com

Kampanye calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan. Massa meluber hingga jalan-jalan di dekat lapangan Karebosi, Minggu (31/3/2019). Foto – Istimewa

Baca Juga: Kampanye di Makassar, Jokowi: Saya Terus Berjalan Beriringan dengan Pak Jusuf Kalla

Jalur kereta api ini pada awalnya dibangun jalur tunggal, tetapi lahan yang disiapkan dapat dibangun jalur ganda. Jalur ini direncanakan mempunyai 23 stasiun

“Dampaknya memang belum langsung dirasakan. Perlu proses dan tahapan. Kita juga telah bangun pelabuhan ‘Makassar New Port’. Ini adalah pelabuhan besar di Indonesia Timur di Makassar,” tambah Jokowi.

Makassar New Port (MNP) Tahap I A sudah diresmikan pada 2 November 2018 lalu dengan investasi hingga Rp2,51 triliun. Setelah peresmian tahap I A, maka pengerjaan untuk Paket I B yang menghabiskan anggaran total sebesar Rp 1,66 triliun (2018-2020) juga terus dikerjakan hingga penyelesaian pada tahun 2022 nanti.

Baca Juga: Debat Keempat Capres 2019, Jokowi: Pemerintah Perlu ‘Dilan’

“Juga mungkin bapak ibu melihat di Jeneponto dan Sidrap (Sidenreng Rappang) ada Pembangkit Listrik Tenaga Bayu, pembangkit listrik tenaga angin ini pertama kali dibangun di Indonesia. Setuju itu diperbesar lagi tidak?” tanya Jokowi.

Dibangun sejak Agustus 2015, PLTB ini berupa deretan 30 menara kincir angin raksasa setinggi 80 meter, dengan baling-baling sepanjang 57 meter. Turbin-turbin menara ini bisa menghasilkan total 75 megawatt, yang dapat digunakan untuk mengaliri lebih dari 70.000 pelanggan listrik dengan daya 900 VA.

“Ini untuk memenuhi kebutuhan listrik dan serap tenaga kerja dan berikan lapangan kerja yang banyak. Proyek besar ini tujuannya untuk buka lapangan kerja,” tambah Jokowi.

Terakhir Jokowi berpesan agar pendukungnya mengajak sebanyak mungkin masyarakat untuk memberikan suara pada 17 April 2019.

Baca Juga: Revolusi 4.0, Indonesia Perlu Pemerintahan Berbasis Elektronik Kecepatan, Ini Reaksi Prabowo

“Terakhir saya titip, 17 april tinggal berapa hari? 17 hari. Marilah kita ajak teman-teman kita, saudara dan tetangga kita handai taulan kita datang berbondong-bondong ke TPS,” kata Jokowi.

Saat datang ke TPS, tidak lupa Jokowi mengingatkan pendukungnya mengenakan pakaian putih.

“Dan perlu saya ingatkan kita datang berbondong-bondong ke TPS memakai baju putih. Karena yang akan dicoblos bajunya putih. Putih adalah kita kita adalah putih,” tegas Jokowi.

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Sandiaga Ungkap Alasan Pemindahan Markas ke Jateng
apahabar.com

Politik

Partai Gelora Optimistis Raih Simpati Warga Banua
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin, Hj Ananda Pendaftar Perdana di Partai Sendiri
apahabar.com

Politik

Hampir Semua Survei Unggulkan Jokowi
apahabar.com

Politik

Pilkada Ditunda, Denny Indrayana Tak Miliki Strategi Khusus Lawan Paman Birin
apahabar.com

Politik

Tanggapan Romahurmuziy Terkait Suharso Monoarfa jadi Plt Ketum PPP
apahabar.com

Politik

Jelang Debat Capres: Prabowo Kuasai Data, Jokowi Ungkap Hasil Pembangunan
apahabar.com

Politik

Cuncung Syafruddin H Maming, Dari Kades Pulau Burung Menuju Parlemen di Senayan (Bagian 1)
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com