Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Kenapa Makan Kekenyangan Bikin Ngantuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

- Apahabar.com Senin, 25 Maret 2019 - 11:34 WIB

Kenapa Makan Kekenyangan Bikin Ngantuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ilustrasi ngantuk. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Makan memang menjadi kebutuhan asupan energi setiap orang agar bisa menjalankan aktivitas dengan baik. Namun sayangnya, segelintir orang akan merasakan tubuh yang lemas dan mengantuk usai menyantap makan, khususnya makan siang. Apa kamu juga alami hal serupa?

Mengapa begitu, ya? Yuk, seperti dilansir Bobo.id, berikut jawabannya.

Zat Gizi Diserap oleh Tubuh

Setiap makanan yang kita konsumsi biasanya diolah dan diubah oleh tubuh menjadi energi atau tenaga supaya kita tetap bisa melakukan berbagai aktivitas.

Namun, makan kekenyangan justru membuat kita malas mengerjakan apa pun, bahkan kita jadi mengantuk.

Pada umumnya, saat makanan sampai ke lambung, maka sistem pencernaan akan menyerap zat gizinya.

Kemudian gizi yang diserap itu dibagi-bagi ke bagian tubuh yang membutuhkan.

Makanan Diubah Menjadi Energi dan Menghasilkan Hormon

Sebagian besar zat ini diubah menjadi energi yang dipakai oleh otot tubuh agar bisa terus bergerak.

Kemudian sisanya berguna untuk membantu tubuh menghasilkan dan mengatur berbagai hormon.

Misalnya seperti kolesistokinin dan glukagon yang memberikan rasa kenyang dan menaikkan gula darah.

Selain itu, dihasilkan juga hormon serotonin dan melatonin yang merangsang rasa kantuk.

Nah, perpaduan dari berbagai hormon inilah yang bisa membuat kita merasa ngantuk setelah makan.

Selain ngantuk, tubuh kita juga akan terasa lemas dan lelah.

Terlalu Banyak Makan Makanan Ini

Biasanya, kita akan ngantuk setelah makan makanan yang mengandung karbohidrat dan triptofan yang tinggi.

Misalnya seperti nasi, kentang, pasta, roti-rotian, susu, dan pisang.

Secara umum, sensasi ngantuk setelah makan ini disebut dengan food coma.

Namun, dalam istilah medisnya disebut postprandial somnolen.

Jadi, reaksi mengantuk setelah makan ini memang wajar terjadi, apalagi kalau kita makan terlalu kenyang.

Nah, teman-teman sekarang sudah tahu jawabannya, kan? Dengan banyak membaca, kita bisa tahu banyak hal.

Baca Juga: Wow!! Solchic Banjarmasin Tebar Aneka Promo Guys!

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Microsoft PHK Puluhan Jurnalis, Diganti AI
apahabar.com

Gaya

Ini 4 Cara Cegah Pneumonia pada Lansia
apahabar.com

Gaya

Benarkah Uang Mampu Tularkan Virus Corona? Simak Penjelasannya
apahabar.com

Gaya

Pasar Tomohon, Pasar di Sulut yang Jual Hewan Liar Seperti di Wuhan
apahabar.com

Gaya

5 Cara Hindari Risiko Peningkatan Peretasan Selama Pandemi
apahabar.com

Gaya

Demi Lindungi Generasi Muda, Pemkot Bogor Perangi Segala Jenis Rokok
apahabar.com

Gaya

Mengintip Bubuhan Brompton Banjarmasin, Pecinta Sepeda Lipat Asal Inggris
apahabar.com

Gaya

Samsung Luncurkan Galaxy A01
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com