Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Lolos Caleg, Kartu Uji Kompetensi Wartawan Ditarik

- Apahabar.com Rabu, 6 Maret 2019 - 16:40 WIB

Lolos Caleg, Kartu Uji Kompetensi Wartawan Ditarik

Ilustrasi wartawan. Foto-MerahPutih

apahabar.com, BANJARMASIN – Dewan Pers kembali mengingatkan jurnalis atau wartawan yang menjadi tim sukses (timses) dari pasangan calon presiden dan wakil presiden maupun calon legislatif (caleg) untuk mundur atau cuti dari profesinya karena netralitasnya akan dipertanyakan.

Apabila kebijakan tersebut diacuhkan, maka Dewan Pers meminta rekan seprofesi sesama wartawan melaporkannya tindakan melanggar hukum tersebut.

“Teman teman sekarang harus menjadi pengawas sesama wartawan. Walaupun itu teman kita, laporkan dia kepada kita. Jangan biarkan orang menyalahgunakan profesi,” ujar Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo usai Workshop atau pelatihan jurnalistik peliputan khusus pemilihan umum legislatif dan presiden tahun 2019, di Hotel Mercure Banjarmasin, Rabu (6/3/2019).

Baca Juga: Dewan Pers Sebut Media Kurang Soroti Caleg Lokal

Apabila tidak mau mundur saat dirinya terpilih jadi Anggota Legislatif, maka Yosef memberikan tindakan tegas berupa mencabut kartu uji kompetensi wartawannya.

Namun sebelumnya, Dewan Pers akan melakukan teguran kepada media serta yang bersangkutan apabila ketahuan melanggar kebijakan itu menjelang pesta demokrasi lima tahunan.

Sebab, jurnalis bekerja untuk kepentingan publik, tetapi ketika menjadi calon anggota legislatif maka akan menyalahi prinsip itu.”Kami minta supaya dia nonaktif, cuti sementara, atau mundur dari profesi wartawan,” ujar Yosep.

Ia menuturkan, sejumlah jurnalis atau pemimpin redaksi telah mundur dari profesinya saat menjadi caleg di salah satu partai dan melapor kepada Dewan Pers. Hal tersebut dinilai Yosep merupakan contoh yang bagus.

Aturan tersebut diatur Dewan Pers pada Surat Edaran Nomor 02/SE-DP/II/2014 tentang Independensi Wartawan dan Pemuatan Iklan Politik di Media Massa.

Baca Juga: 4 Jam Pencarian, Pria Tenggelam Itu Ditemukan

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mengukur Kans Kader Moncong Putih Dampingi Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Hujan Disertai Petir Diprakirakan Bakal Guyur 3 Daerah Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Harga Sejumlah Bapok di Pasar Kotabaru Turun
apahabar.com

Kalsel

Pasien Sembuh Bertambah Ratusan Orang, Terbanyak dari Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Rela Berdesakan di Lapas, Mardiah Bawakan Lontong untuk Sang Anak
apahabar.com

Kalsel

Realisasi PAD Kota Banjarmasin Capai Rp316 Miliar Lebih, 2020 Target Ditingkatkan

Kalsel

Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih
apahabar.com

Kalsel

Disetujui Gubernur, PSBB Banjarbaru Tinggal Tunggu Waktu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com