Kadesnya Dijebloskan ke Bui, Plh Bupati Kotabaru Buka Suara Breaking! Heboh Mobil Terbakar di Tapin, 1 Warga Jadi Korban Masih Ada 122 Ribu Rumah di Kalteng Tak Layak Huni Dituding Gelembungkan Suara, Komisioner KPU Banjar Belum Berniat Polisikan Saksi Pencuri Mobil di Balikpapan Tak Ditahan Polisi, Kok Bisa?

Mengaku Belum Diganti Rugi, Maniso Laporkan Perusahaan Tambang ke Polisi

- Apahabar.com Kamis, 7 Maret 2019 - 14:12 WIB

Mengaku Belum Diganti Rugi, Maniso Laporkan Perusahaan Tambang ke Polisi

Maniso (tengah) didampingi kuasa hukumnya, Tugimin (baju biru) dari Kantor Hukum Queen Law Office saat melapor kasus rumah roboh di SPKT Polda Kalsel, Rabu (6/3). Foto-apahabar.com/Eddy Andrianto

apahabar.com, BANJARMASIN – Maniso, warga Desa Banjarsari, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, mengadukan perusahaan pertambangan batubara PT. Borneo Mandiri Prima Energi (BMPE) ke Polda Kalsel.

Dia merasa ganti rugi tanah dan rumahnya yang ambruk karena aktivitas pertambangan belum dibayar oleh pihak perusahaan tersebut.

Maniso datang didampingi pengacaranya, Tugimin, Rabu (6/3) siang. Hingga saat ini, kata Maniso, uang ganti rugi belum dia terima dari pihak PT. BMPE.

Baca Juga: Kantor Staf Presiden Diisi Anak Muda, Mahasiswi ULM Terinspirasi ‘Sophismata’

Sudah beberapa kali mediasi antara Maniso dan PT BMPE difasilitasi Polsek Angsana digelar, namun tak membuahkan hasil.

Selain Maniso, diketahui ada 4 rumah dan tanah warga lainnya yang bernasib serupa. Namun keempat-nya sudah sepakat dan mau menerima uang ganti rugi dari PT. BMPE yang besarnya bervariasi, antara Rp 600 juta hingga Rp 900 juta.

Sementara, Maniso bersikukuh minta ganti rugi Rp 1 miliar. Jumlah tersebut sampai kini belum mendapat persetujuan pihak perusahaan.

Maniso berharap, Polda Kalsel bisa menyikapi laporan yang telah dibuat. Sebab, akibat kejadian rumah ambruk itu, dia bersama keluarganya harus mengungsi ke rumah kerabat.

Baca Juga: Polsek Angsana Sudah Memediasi, PT. BMPE Anggap Tuntutan Ganti Rugi Maniso Tak Logis

“Kami minta Polda Kalsel bisa menyikapi laporan ini karena keluarga saya resah. Ternyata sampai hari ini tidak ada titik terang mengenai pemberian ganti rugi,” pintanya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifai membenarkan pengaduan yang dilakukan oleh warga, korban terdampak aktivitas pertambangan di Kecamatan Angsana, Tanah Bumbu.

“Saat ini laporannya sudah masuk di Dirkrimum [Direktorat Kriminal Umum, Red]. Karena dari bagian SPKT diarahkan ke sana,” ujar Rifai.

Baca Juga: Kain Sasirangan Bakal Jadi Alternatif Andalan Kalsel

Reporter: Eddy Andrianto
Editor: Budi Ismanto

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lebihi Syarat Dukungan, BHD Dipastikan Melenggang ke Pilkada Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Kodim 1010/Rantau Terus Lestarikan Budaya Daerah
apahabar.com

Kalsel

Satpol PP dan Damkar Gelar Lomba Ketangkasan BPK se Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Iduladha di Banjarmasin, Bakul Purun Malah Menurun

Kalsel

Positif Bertambah 12 Kasus, Kalsel Tertinggi Covid-19 Se-Kalimantan

Kalsel

ASN di Tapin Ternak Lalat, Solusi Kurangi Sampah Organik dan Hemat Pakan Ternak
apahabar.com

Kalsel

DLH Kabupaten Banjar Akan Laksanakan Gemas Darling
apahabar.com

Kalsel

Adaptasi Kebiasaan Baru Tanah Laut, Polisi: Perkuat Imun dengan Mengonsumsi Vitamin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com