3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Novel Baswedan Bakal Masuk Bursa Calon Jaksa Agung Versi Prabowo

- Apahabar.com Jumat, 29 Maret 2019 - 19:23 WIB

Novel Baswedan Bakal Masuk Bursa Calon Jaksa Agung Versi Prabowo

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Foto-suratkabar.id

apahabar.com, JAKARTA – Penyidik senior KPK Novel Baswedan bakal masuk bursa calon Jaksa Agung jika Prabowo-Sandi menang pada Pilpres 2019 mendatang, hal itu dinyatakan Andre Rosiade, selaku juru bicara BPN Prabwo-Sandi. Selain Novel, Andre mengatakan mantan Komisioner KPK Bambang Widjajanto dan Busyro Muqoddas juga berpeluang menjadi Jaksa Agung versi Prabowo.

“Ada beberapa nama yang menjadi calon-calon Jaksa Agung Pak Prabowo, tapi semua berpulang kepada hak beliau (Prabowo). Saya kasih bocorannya, ada wacana Mas Novel Baswedan, Mas Bambang Widjojanto, dan Basyro Muqoddas,” ujar Andre di Kantor Dewan Pers, Jakarta seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (29/3).

Meski demikian, Andre tidak dapat memastikan siapa calon yang paling kuat menjadi Jaksa Agung saat ini. Namun, ia mengklaim Jaksa Agung yang dipilih Prabowo nantinya merupakan sosok yang bersih dan berintegritas.

“Tidak mungkin kita itu menyapu pakai sapu yang kotor,” ujarnya.

Baca Juga: TKN Ajak Pendukung Jokowi di Kalsel Solid

Lebih lanjut, politikus Gerindra ini mengatakan pembagian jabatan oleh Prabowo sebelum terpilih menjadi presiden bukan merupakan masalah. Ia menilai hal itu sebagai bentuk keterbukaan Prabowo kepada publik.

“Kita jangan lagi beli kucing dalam karung. Sehingg saya rasa kami sebenarnya sudah mendorong Pak Prabowo untuk menyampaikan beberapa tokoh yang akan menjadi menterinya supaya rakyat tidak lagi tertipu seperti 2014,” ujar Andre.

Andre lantas mengungkit janji kampanye Jokowi pada Pilpres 2014. Ia mengatakan Jokowi pernah berjanji tidak mengangkat Jaksa Agung dari kalangan partai.

“Tetapi kader Partai NasDem yang jadi Jaksa Agung. ‘Saya (Jokowi) tidak akan mengangkat kader-kader parpol menjadi menteri’, ternyata kebanyakan juga kader parpol yang jadi menteri. Bahkan ada juga Ketum parpol yang jadi menteri,” ujarnya masih dikutip dari CNNIndonesia.com.

Terkait dengan Komandan Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yodhoyono menjadi menteri, Andre menilai hal itu wajar disampaikan Prabowo. Sebab, ia menilai AHY merupakan anak muda yang memiliki visi yang jelas bagi bangsa.

“Lalu merepresentasikan kalangan milenial, punya dukungan parpol, dan layak menjadi calon menteri. Kenapa tidak,” ujar Andre.

Baca Juga: Ingat, Prajurit Perbatasan Harus Netral..!!

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kampanye di Kecamatan Simpang

Politik

Kampanye di Kecamatan Simpang, SHM-MAR Yakinkan Masyarakat Rugi Tak Pilih Nomor Urut 1
apahabar.com

Politik

Rp 14 Miliar untuk Informasi Keberadaan Penerus Osama bin Laden, Intip Sosoknya
apahabar.com

Politik

Pilkada Balangan 2020, Elektabilitas Abdul Hadi Meningkat Jadi 53,1 Persen

Politik

Pilwali Banjarmasin, Ratusan Surat Suara Dilipat dan Disortir
apahabar.com

Politik

Terinspirasi Ibnu Sina, Pria ini Sukses Mengelola Sampah Organik Menjadi Pakan Ikan
apahabar.com

Politik

Maju Lewat Jalur Independen di Pilkada Banjar, Yunani Sudah Kumpulkan 35 Ribu KTP
apahabar.com

Politik

PDIP Batola Targetkan Satu Kursi Unsur Pimpinan Dewan di Kandang Golkar!
apahabar.com

Politik

Tak Diusung, Ananda dalam Ancaman Recall Partainya Sendiri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com