Happy Wedding! Plt Gubernur Kalsel Resmi Nikahi Pramugari KH Miftachul Achyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI, Gantikan Ma’ruf Amin Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat!

Pasca Banjir, Warga Sentani Tengah Sulit Air

- Apahabar.com Minggu, 24 Maret 2019 - 07:30 WIB

Pasca Banjir, Warga Sentani Tengah Sulit Air

Ilustrasi banjir. Foto-Antara

apahabar.com, JAYAPURA – Masyarakat di Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Sentani Tengah, Kabupaten Jayapura, Papua, mengeluhkan kondisi air Danau Sentani karena banyaknya korban banjir hanyut terbawa ke sana.

Kepala Suku Kampung Abar kepada Antara di Sentani, mengungkap, sebagian bangkai korban manusia yang tewas terhempas banjir bandang Sentani, membuat air danau tercemar dan menimbulkan bauh tak sedap.

Baca Juga: Banjir Sentani Telan 112 Jiwa, Pemprov Papua Siapkan Biaya Rp5 Miliar

Selain korban, menurut dia, sejumlah ternak peliharaan yang terbawa banjir bandang juga ke danau. Warga Kampung Abar pun takut mengonsumsi seperti sebelumnya.

“Jadi untuk sementara air danau tidak bisa dikonsumsi lagi seperti sebelumnya. Masyarakat terpaksa ke pantai Yahim untuk mencari air bersih,” katanya.

Untuk sementara tidak bisa gunakan air danau, seperti sebelumnya, yakni masyarakat mengambil air untuk dikonsumsi dari danau.

Dia menjelaskan, masyarakat di Kampung Abar terpaksa membawa galon, dan ember lalu menggunakan speed boat selama 15 menit lamanya menuju pantai Yahim guna membawa air di tangki air yang sudah disiapkan oleh pihak PDAM di Yahim.

“Masyarakat bawa ember dan galon untuk isi air di situ lalu angkut dengan speed boat ke kampung untuk digunakan,” katanya.

Menurut dia, air danau sudah berubah warna dari jernih berupa warna coklat seperti kopi susu.

Sedangkan, tambah dia, bantuan bahan makanan sudah cukup untuk mereka, karena banyak bantuan berdatangan dari berbagai pihak.

“Tadi bupati Keerom punya anak antar bantuan bahan makanan dua speed boat untuk kami. Bantuan yang dikasih seperti mi instani, ikan sarden, dan beras, walaupun lambat tapi bantuan itu pasti kami dapat,” katanya.

Baca Juga: Pengungsi Banjir Bandang Sentani Capai 11.156 Orang

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Corona Effect, Yen Melonjak, Yuan Merosot

Nasional

Corona Effect, Yen Melonjak, Yuan Merosot
apahabar.com

Nasional

Lulus Ujian CPNS Saat Pakai Jimat, Bagaimana Hukumnya?
apahabar.com

Nasional

Suara Misterius Juga Terdengar Meraung-raung di Langit Semarang
apahabar.com

Nasional

Imbas Eror: Saldo Ribuan Nasabah Bertambah, Mandiri Rugi Puluhan Miliar
apahabar.com

Nasional

Tanpa Tarif, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Dibuka Besok
apahabar.com

Nasional

Bandara Wamena Siap Didarati Boeing
apahabar.com

Nasional

Anak Krakatau Menyusut, Nelayan Sempat Lihat Gunung Terbelah

Nasional

Gubernur Kalbar Waswas Pontianak Zona Merah Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com