UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Pemilu Serentak 2019, Gubernur: Kaltim Masuk Zona Hijau

- Apahabar.com Jumat, 8 Maret 2019 - 11:20 WIB

Pemilu Serentak 2019, Gubernur: Kaltim Masuk Zona Hijau

Ilustrasi Samarinda. Foto-dok. Prokal.co

apahabar.com, SAMARINDA – Kaltim masuk sebagai daerah yang aman dan kondusif atau kategori zona hijau menjelang pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019.

Pesta demokrasi nasional, baik itu pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) maupun pemilihan legislatif (Pileg) akan digelar 17 April mendatang.

Gubernur Kaltim Isran Noor menyambut baik penilaian itu. Ini dapat mengindikasikan kondusifitas daerah di Kaltim tetap terjaga.

“Itu semua karena kita memiliki kesadaran yang penuh dan tanggung jawab moral bagaimana menjaga kondusifitas dan stabilitas daerah,” kata Isran dikutip dari laman resmi Pemprov Kaltim, Jumat (8/3).

Dirinya berpendapat seluruh rakyat tidak menginginkan gangguan yang bisa memicu terjadinya kerawanan sosial akibat adanya perbedaan pandangan politik.

Jika terjadi maka sangat besar dampaknya terhadap keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara di daerah. Warga Kaltim, ujar dia, dikenal heterogen. Berbagai suku, ras dan etnis serta agama berada di sana.

Baca Juga: Kembangkan Nuklir, Gubernur Kaltim: Berapa pun Saya Biayai

Baca Juga: Kaltim Aktif Rangkul Eks Penyalahguna Narkoba

Karena itu, Isran tak heran posisi Kaltim dalam zona hijau dari kerawanan sosial terhadap pemilu tahun ini diharapkan tetap dijaga dan dipertahankan dengan baik.

“Kita bersyukur Kaltim sukses menggelar Pilkada serentak 2018. Tetapi tidak boleh lengah. Tingkat kerawanan pemicu konflik tetap harus diwaspadai,” jelasnya.

Selain itu, masa kampanye sampai 13 April sehingga tahapan Pemilu berlangsung cukup panjang dinilai bisa berdampak pada peningkatan suhu politik.

“Karenanya wajar diperlukan kewaspadaan bersama dan deteksi dini untuk antisipasi,” ungkap Isran.

Baca Juga: Hadi Anggap Pajak Sebagai Sedekah

Baca Juga: Kaltim Menuju Lumbung Sapi Nasional

Editor: Fariz F

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Kaltim Jadi Ibu Kota, Wagub Hadi Berguru ke Canberra
apahabar.com

Kaltim

Tol Balsam Jalan Terus, Maloy Siap Diresmikan Jokowi
apahabar.com

Kaltim

Tim Medis Nyatakan Wagub Kaltim Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Kaltim

Jatam: Lubang Tambang Kaltim Sudah Renggut 37 Nyawa
apahabar.com

Kaltim

Tahun Ini, Kepulauan Derawan Ditarget Bebas Anjing Gila
apahabar.com

Kaltim

Festival Nondoi 2019 PPU, Bupati AGM: Lestarikan Budaya Paser
Covid-19 di Samarinda

Kaltim

Pasien Covid-19 di Samarinda Tetap Bisa Salurkan Hak Pilih, Simak Caranya
apahabar.com

Kaltim

Kalimantan Timur Komit Tolak Penambangan Liar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com