Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel

Pemko Ngotot Bongkar Bangunan Sekitar RS Sultan Suriansyah, Masyarakat: Hormati Proses Hukum

- Apahabar.com Senin, 4 Maret 2019 - 16:08 WIB

Pemko Ngotot Bongkar Bangunan Sekitar RS Sultan Suriansyah, Masyarakat: Hormati Proses Hukum

Bangunan yang akan dibongkar untuk lahan RS Sultan Suriansyah. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Meski pun proses hukum masih bergulir sembari menunggu putusan Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin terkait sengketa pembebasan lahan Sultan Suriansyah sampai dengan 13 Maret 2019 mendatang, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin tetap bersikeras membongkar bangunan tersebut sehari sebelum putusan persidangan.

“Rencananya Jumat, 8 Maret 2019 akan diterbitkan SP 3 dan Selasa 12 Maret 2019 akan dilakukan penertiban atau pembongkaran,” ucap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Banjarmasin, Hermansyah kepada apahabar.com, Senin (4/3/2019).

Menanggapi perihal tersebut, Koordinator Masyarakat Lahan Bersengketa, Deden menegaskan, Pemko Banjarmasin mesti menghormati proses hukum yang masih bergulir di PN Banjarmasin.

“Tak bisakah pemko bersabar hanya dalam sehari,” jelasnya.

Dalam pembebasan lahan, sambung Deden, Pemko Banjarmasin jangan mementingkan ego dan bersifat arogansi. Seharusnya pembongkaran bangunan itu menunggu kepastian hukum atau inkrahnya suatu perkara di pengadilan.

Kalau memang, kata Deden, dalam putusan nantinya dimenangkan oleh Pemko Banjarmasin, maka masyarakat akan sigap membongkar bangunan tersebut. Namun, apabila sebaliknya, maka pemko wajib membayar dana pembongkaran lahan.

“Kemudian kami berharap Pemko jangan selalu mengeluarkan pendapat atau opini yang membuat adanya tekanan psikologis terhadap masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Pembongkaran Bangunan Bandel Proyek RSUD Sultan Suriansyah Molor

Adapun, Kuasa Hukum Masyarakat Lahan Bersengketa, Sugeng Ari Wibowo saat dikonfirmasi apahabar.com, masih berada di Jakarta. Ia pun mesti mengkaji terlebih dahulu duduk perkara atau dasar hukum pembongkaran lahan tersebut.

“Lantaran saya belum mengetahui permasalahannya, nanti saya kaji terlebih dahulu,” terangnya.

Sebelumnya, masyarakat optimis memenangkan perkara tersebut. Mengingat, dalam fakta persidangan perwakilan masyarakat terus berhadir. Bahkan, berhasil menunjukkan surat menyurat status lahan.

Sementara itu, pihak Pemko Banjarmasin yang mengklaim bahwa lahan tersebut aset Pemko, namun tak bisa menunjukan surat kepemilikan di persidangan.

“Seandainya ada bukti surat dari Pemko, maka kita akan mundur,” jelas Deden.

Ironisnya, Pemko menuding bahwa masyarakat sebagai penduduk liar. Padahal, pihaknya telah membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

“Disini Tim Penilai independen atau aprisial dinilai cacat hukum,” cetusnya.

Pihaknya tak menyerahkan sampai disini. Apabila majelis hakim tak mengabulkan gugatannya, maka pihaknya akan melakukan banding di Pengadilan Tinggi Kalimantan Selatan. Bahkan, tak menutup kemungkinan akan kasasi ke Mahkamah Agung.

Baca Juga: Sidang Sengketa Lahan RS Sultan Suriansyah Ditunda

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Temu Penyuluh Pertanian, Bupati dan Wakil Harapkan SDM di HST Unggul
apahabar.com

Kalsel

Komunitas Kalsel Peduli Bantu Petugas Pospam Nataru di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19, Kabiro Hukum Pemprov Kalsel Meninggal
apahabar.com

Kalsel

560 ASN Sumringah, Pemkab Kotabaru Lantik Besar-besaran
apahabar.com

Kalsel

Reses, Zulfa Pamer Kinerja untuk Rakyat
apahabar.com

Kalsel

Suplai Elpiji ke Pangkalan di Tapin Seret
apahabar.com

Kalsel

Sosialiasi TNI-Polri di Banjarmasin: Kamu di Rumah untuk Semua
apahabar.com

Kalsel

Warga Dayak Meratus Berduka, Damang Ayal Kusal Wafat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com