Begal Sadis di Gunung Kayangan Ditembak Sebelum Beraksi di Bali Temui Pacar, Begal Sadis di Gunung Kayangan Pelaihari Ditembak Petugas Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos

Pengurus DPP GMNI Asal Kalsel Mundur

- Apahabar.com Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:29 WIB

Pengurus DPP GMNI Asal Kalsel Mundur

Pengurus GMNI. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Salah satu pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) periode 2017-2019 asal Kalsel, Fatan Fahriady Oscah memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Internal.

Keputusan itu diambil sebagai refleksi terhadap kondisi organisasi sekarang yang dianggapnya sudah melenceng dari tujuan awal. “Perlulah kita merefleksikan diri atas keadaan organisasi yang dicintai,” katanya dalam rilis diterima apahabar.com, Sabtu (23/3).

Baca Juga: RAPI Siap Mengabdi kepada Masyarakat

Dalam siaran pers tersebut, ia menuliskan, pada hari ini, tepat 65 tahun GMNI hadir untuk menjawab persoalan kebangsaan dengan cita-cita organisasi yaitu menuju sosialisme Indonesia.

Fatan sendiri terpilih pasca kongres XX trisakti GMNI pada November 2017 lalu di Sulawesi Utara. Menurutnya hasil itu mestinya mampu melahirkan kepemimpinan nasional GMNI yang dimandatkan untuk melanjutkan estafet perjuangan. Namun, yang terjadi pada internal kepengurusan DPP GMNI tidaklah berjalan sebagaimana mestinya.

Lebih jauh ia menilai dari awal kepengurusan, DPP GMNI sering terjadi intrik-intrik politik yang dilakukan oleh beberapa pengurus, sehingga mengakibatkan konflik dan ketidakstabilan di internal organisasi yang tak berkesudahan.

Baca Juga: Sukseskan Pemilu 2019, 3 Pilar Kecamatan Banjarmasin Selatan Gelar Apel Pasukan

Hal tersebut, sambung dia, disebabkan pengaruh patronisasi oleh beberapa senior GMNI yang mencoba mengintervensi dan mengendalikan DPP GMNI, sehingga mengakibatkan DPP GMNI tidak dapat mempunyai platform gerakan, artikulasi gerakan, bahkan tujuan yang jelas. Akhirnya, DPP GMNI hampir tidak mempunyai fungsi kepemimpinan nasional sebagaimana mestinya.

“Ini tercermin dengan tidak produktifnya DPP GMNI sejauh ini,” cetusnya.

Atas kondisi seperti ini, terang dia, kepemimpinan ketua umum dan sekretaris jenderal ternyata tidak mampu menyelesaikan persoalan yang sedang terjadi. Kemudian, ia menganggap keduanya gagal mengkonsolidasikan kekuatan di internal organisasi. Bahkan, mengarah kepada tidak adanya kekuatan kepemimpinan sebagai simbol pimpinan nasional.

Baca Juga: Simulasi Arus Lalin, Jembatan Alalak Ditutup Sementara

Justru yang terjadi, papar dia, ketua umum dan sekretaris jenderal melakukan pembiaran yang berlarut-larut dan akhirnya memperburuk kondisi internal organisasi sampai hari ini.

Sebelumnya, ia telah mengupayakan untuk memperbaiki keadaan tersebut dengan meredam konflik dan menurunkan egoisme pribadi. Dengan tetap menjaga komunikasi yang baik kepada seluruh rekan-rekan DPP GMNI.

“Karena niat dan tujuan saya masuk didalam struktural DPP GMNI adalah untuk memberikan pengabdian, kontribusi dan menjadi bagian sejarah kepemimpinan nasional yang baik untuk DPP GMNI,” ucapnya.

Ia berharap, sikap pengunduran diri itu menjadi kritik otokritik yang membekas agar kejadian seperti itu tidak terjadi lagi dalam kepengurusan DPP GMNI selanjutnya.

Baca Juga: Steven Jam Meriahkan Sosialisasi KPU Kalsel

Kemudian, ia pun berharap bisa menjadi momentum penyadaran bagi seluruh elemen GMNI bahwa saat ini ada permasalahan besar yang harus diselesaikan untuk kebaikan organisasi yang kita cintai.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Limbah Medis Meningkat, Rumah Sakit di Kalsel Musnahkan dengan Incinerator
apahabar.com

Kalsel

Siang Awal Ramadan, BMKG Prakirakan Kalsel Diguyur Hujan
Per Hari Ini, Kapal Surabaya Tak Boleh Angkut Penumpang ke Banjarmasin

Kalsel

Per Hari Ini, Kapal Surabaya Tak Boleh Angkut Penumpang ke Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Polemik Batas Desa, Warga Jambu Baru Usir PT TAL
apahabar.com

Kalsel

Gagal Menyalip, Pajero Sport Terjun Bebas ke Sungai Cerbon Batola
apahabar.com

Kalsel

Lapas Kalsel “Over Crowded”, Kemenkuham Minta Solusi Dewan
apahabar.com

Kalsel

Update Kalsel 30 Mei: Nihil Kasus Positif, 15 Pasien Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Difri Darjat, dari Makelar Angkutan Umum hingga Bakal Calon Wagub
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com