ga('send', 'pageview');
Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani




Home Nasional

Senin, 11 Maret 2019 - 09:16 WIB

Perbedaan Pilihan di Pemilu, Ini Kata Mbah Moen

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi berbeda pilihan. Foto-Taliberita.co

Ilustrasi berbeda pilihan. Foto-Taliberita.co

apahabar.com, JAKARTA – Kediaman KH Maimun Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen di Karangmangu, Sarang, Rembang, Jawa Tengah banyak didatangi politikus. Mereka yang datang meminta nasihat atau memohon restu dari pengasuh Pondok Pesantren Alanwar tersebut.

Bahkan dua calon presiden, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto sudah berkunjung ke tokoh berusia 91 tahun itu. Tak terkecuali tokoh politik pendukung kedua calon presiden pun meluangkan waktu mendatangi Mbah Moen.

Pada awal bulan ini keluarga Cendana, Siti Hardiyanti Indra Rukmana (Mbak Tutut) dan Siti Hediati Harjadi (Titiek Soeharto) juga mengunjungi Mbah Moen. Petinggi Partai Berkarya yang mendukung pasangan capres Prabowo-Sandiaga Uno itu datang untuk bersilaturahmi.

Baca juga :  Kasus Gilang 'Bungkus', Polisi Ungkap Sederet Kendala

Mbah Moen menerima semua tamu tanpa membedakan pilihan politik. Jika mereka minta didoakan, Mbah Moen juga tak keberatan untuk mendoakan.

Baca Juga: Cegah Pelanggaran Kode Etik Pemilu, Ini Langkah DKPP

apahabar.com

KH Maimun Zubair (Mbah Moen). Foto-detik.com

“Ya saya doakan, mesti minta doa itu ya yang pantas. Saya memberi dukungan umpama, mendoakan dukungan saya kalau gak jadi ya artinya tidak pantas,” kata Mbah Moen seperti dilansir detikcom.

Perbedaan pilihan dalam pemilu, menurut Mbah Moen, tak bisa dielakkan. Ia berpesan perbedaan itu tidak menimbulkan permusuhan.

Baca juga :  Peserta Positif Covid-19 Bisa Ikuti SKB CPNS, Berikut Penjelasan BKN

Putra-putra Mbah Moen misalnya, Majid Kamil Maimoen (Gus Kamil) dan Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mendukung Jokowi -Ma’ruf, sementara Muhammad Najih Maimoen (Gus Najih) dan Muhammad Wafi Maimoen (Gus Wafi) berada di barisan pendukung Prabowo-Sandiaga.

Mbah Moen tentu berharap mereka mengikuti pilihan orang tuanya. Namun kenyataannya hal itu tak bisa dipaksakan. Seperti apa nasihat Mbah Moen dalam menyikapi perbedaan pilihan di Pemilu 2019, dan juga soal bagaimana menjaga toleransi antar umat beragama.

Baca Juga: Lagi, KPU Temukan Warga Asing Masuk Daftar Pemilih Tetap

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

NH Dini Wafat, Goenawan Mohamad: Semoga Ia Beristirahat dalam Damai
apahabar.com

Nasional

BNPB: Kalteng dan Kalbar Penyumbang Hotspot Terbesar
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Diperkirakan Puncak Panen Beras Capai 5,62 Juta Ton
apahabar.com

Nasional

Jual Tuyul dengan Harga Mahal, Agus Dilaporkan ke Polisi
apahabar.com

Nasional

Perjalanan KRL dari Stasiun Depok Belum Normal
apahabar.com

Nasional

Rupiah Terdampar ke Dasar Klasemen Mata Uang Asia
apahabar,com

Nasional

Pemerintah Tunggu Sponsor Proyek Satelit Satria
apahabar.com

Nasional

Sehari, Pengidap Covid-19 di Jakarta Bertambah Ratusan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com