Kebakaran Gang Nuri, Asrama Anak Yatim Ikut Ludes Terbakar BREAKING! Api Kembali Berkobar di Gang Nuri Banjarmasin Fakta Sejarah Jembatan Barito: Sempat Ingin Diberi Nama Soeharto hingga Terpanjang di Asia Tenggara Menang Dua Game, Ganda Putra Indonesia Marcus/Kevin Gilas Pasangan Inggris Raya JANGAN PANIK! Banjarbaru Resmi Terapkan PPKM Level IV 26 Juli

Persoalan Listrik di Kaltara Jadi Atensi Khusus

- Apahabar.com     Rabu, 27 Maret 2019 - 12:29 WITA

Persoalan Listrik di Kaltara Jadi Atensi Khusus

Ilustrasi. Foto-nasionalisme.co

apahabar.com, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) memberi atensi khusus terhadap kebutuhan listrik masyarakat Kaltara. Termasuk menyikapi permasalahan belakangan ini. Utamanya bagi warga di ibukota provinsi, yang mengalami pemadaman listrik bergilir sejak hampir sebulan terakhir.

Pemprov disebutkan sejauh ini telah merespon apa yang menjadi persoalan masyarakat, terkait pasokan listrik.

“?Sesuai kewenangan-kewenangannya, kita telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya berkoordinasi dengan pihak penyalur listrik, dalam hal ini PLN. Bahkan pak Gubernur pun ikut ?turun gunung? langsung. Beliau menemui pimpinan PLN, meminta ada solusi atau penyelesaian cepat persoalan listrik di Kaltara,” kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ferdy Manurun Tanduklangi dikutip dari laman Humas Pemprov Kaltara, Rabu (27/3).

Disampaikan, sesuai laporan dari PLN, persoalan pemadaman listrik di Bulungan, utamanya Tanjung Selor dan sekitarnya adalah akibat kurangnya pasokan daya.

Baca Juga: Pemprov Kaltara Panggil PLN dan PT SAS Hari Ini

Di mana PLN mengalami defisit daya, sebagai dampak terjadinya kerusakan pada PLTU milik PT SAS? pihak swasta yang memasok listrik ke PLN?

“Kita terus mendesak agar upaya perbaikan bisa dilakukan secepatnya. Namun kita juga tidak bisa memaksa, karena namanya mesin, tidak gampang memang. Yang pasti pihak PLN dan PT SAS juga sudah berusaha keras untuk menyelesaikan secepatnya,?” terang Ferdy lagi.

Selain menyelesaikan perbaikan, kata Ferdy, untuk jangka pendek, PLN menjanjikan percepatan pengoperasian PLTU (2 x 7,5 Megawatt) dan PLTMG (3 x 7 Megawatt) di Gunung Seriang.

Ditargetkan paling lambat Juni, kedua pembangkit dengan kapasitas daya 32 Megawatt itu sudah bisa dioperasikan, listrik di Tanjung Selor, bahkan Kaltara akan aman, ujarnya.

Sedangkan untuk jangka panjang, pemerintah telah mulai merealisasikan pembangunan PLTA Kayan dengan kapasitas total 9.000 Megawatt. Di mana untuk tahap pertama dimulai dengan kapasitas 900 Megawatt.

Baca Juga: Realisasi Investasi Asing di Kaltara, Gubernur: Utamakan TK Lokal

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltara

Kalimantan Utara Usulkan Tambah Kuota Produksi Batu Bara
apahabar.com

Kaltara

Sumur Bor Jadi Solusi Kekurangan Air Bersih di Kaltara
apahabar.com

Kaltara

Kapal Tol Laut Kaltara Segera Dilengkapi Kontainer Pendingin
apahabar.com

Kaltara

Korsel Bakal Hibahkan Rp 8,5 Miliar, China Lirik Investasi di Kaltara
apahabar.com

Kaltara

Gubernur Kaltara: Langgar Protokol Kesehatan Bisa Dipidana
apahabar.com

Kaltara

Kaltara Optimis Nilai Ekspor Perikanan 2019 Meningkat
apahabar.com

Kaltara

Ekonomi Kaltara Kian Bergairah
apahabar.com

Kaltara

Keluarga Mahasiswa asal Kaltara: Terima Kasih Pak Jokowi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com