Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Pilpres 2019: Floating Voters Kalsel Dominan Milenial

- Apahabar.com Jumat, 22 Maret 2019 - 21:15 WIB

Pilpres 2019: Floating Voters Kalsel Dominan Milenial

Jokowi dan Prabowo Subianto ketika berselfi bersama. Foto-Instagram Prabowo Subianto

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tinggal menghitung hari. Di Kalsel, suara kaum milenial sepertinya akan menjadi rebutan.

Sampai saat ini, terdapat  pemilih yang belum menentukan pilihannya. Berdasarkan data yang diperoleh Lembaga Survei Banua Meter, angka floating voters Kalsel berkisar 5-8 persen.

“Survei dilakukan per Februari 2019 lalu,” ucap Direktur Lembaga Survei Banua Meter, Taufik Arbain kepada apahabar.com, Jumat (22/3/2019).

Baca Juga: Amankan Suara Kalsel, Pengamat: Putra Daerah Perlu Jadi Menteri

Ya, floating voters di Kalsel, kata dia, dominan berasal dari kalangan milenial.

Adapun di luar dari kelompok milenial, sebagian telah menentukan pilihannya terhadap capres dan cawapres. Meskipun, masih dengan tingkat kemantapan yang relatif rendah berkisar 45 persen.

“Kalangan milenial di Kalsel memilih Prabowo-Sandiaga Uno cenderung ke aspek emosional, sedangkan milenial yang memilih Jokowi-Ma’ruf lebih melihat aspek rasional-nya,” ucapnya.

Berdasarkan hasil sementara lembaga survei yang dimilikinya, sambung Taufik Arbain, partisipasi pemilih di Banua per Februari 2019 mencapai 84,5 persen.

Sedangkan jumlah pemilih permanen kurang lebih 80 persen.

Melihat dari fakta itu, peran dari tim sukses (timses) kedua Paslon mesti ekstra masif. Baik timses daerah, maupun para calon legislatif (Caleg).

Sebab, pada Pemilu 2019 kali ini, dirinya menegaskan, massa akan terseret oleh magnet Pilpres dibanding Pileg. Sehingga, lanjut dia, kondisi psikologis pemilih di Indonesia terbawa situasi beban elektoral.

“Beban elektoral itulah yang menyebabkan massa begitu masif untuk menentukan pilihannya,” ujarnya mengakhiri.

Baca Juga: 3 Rumus Jokowi Menang Telak di Pilpres, Ini Kata Pengamat

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Debat Perdana Pilgub Kalsel Digelar Besok, Tema dari Hukum, HAM hingga Agraria
apahabar.com

Politik

PILGUB KALSEL: Di Tapin, Muhidin Pede Sapu Bersih Suara Lagi

Politik

Kampanye SHM-MAR Selalu Ramai Dihadiri Warga
apahabar.com

Politik

Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin, Yenny Wahid Ungkap Alasannya
apahabar.com

Politik

Polisi Tangkap Perusak Bendera Partai Demokrat di Riau
apahabar.com

Politik

Tak Bisa Jawab Kuis Berhadiah, Marlina Ngeblank Lihat Kegantengan Mardani H Maming
apahabar.com

Politik

Ini Alasan Warga Sungai Andai Labuhkan Pilihan kepada Ibnu – Ariffin di Pilkada Banjarmasin
AnandaMU

Politik

AnandaMu Ingin Bersinergi dengan Media Bangun Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com