Dilaporkan Tim 2BHD, Erfan Instruksikan Bawaslu Kotabaru Rapatkan Barisan Api Berkobar di Bantuil Batola, 9 Rumah Jadi Arang Bupati Anang Resmikan SAMTA, Sekolah Alam Perdana di Tabalong Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron

PMII Banjar Tolak Kehadiran Prabowo di Haul Sekumpul ke-14, BKD: Tidak Perlu Ditanggapi

- Apahabar.com Sabtu, 9 Maret 2019 - 21:52 WIB

PMII Banjar Tolak Kehadiran Prabowo di Haul Sekumpul ke-14, BKD: Tidak Perlu Ditanggapi

Prabowo Subianto. Foto-Tribunnews

apahabar.com, BANJARMASIN – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Martapura menolak kedatangan Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto di acara Haul Guru Sekumpul ke-14.

“Ya, benar. Ini atas nama Pengurus Cabang (PC) PMII Martapura,” ucap Ketua PC PMII Martapura Rusdinor kepada apahabar.com, Sabtu (9/3).

Dalam sebuah pamplet yang beredar melalui kiriman WhatsApp, suara penolakan datang dari PC PMII Martapura.

Di pamplet tersebut tertulis, ‘Menolak Kedatangan Prabowo Subianto di Majelis Haul Abah Guru Sekumpul ke-14’. Kemudian, tertulis juga “Jangan Jadikan Haul Abah Guru Sekumpul Sebagai Sarana Kampanye Politik”.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang pengurus Badan Kemenangan Daerah (BKD) Prabowo-Sandi sekaligus anggota DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin mengungkapkan bahwa nada penolakan dari PMII Kabupaten Banjar tak perlu ditanggapi.

Mengingat, kata Lutfi, dalam kunjungan nantinya tak ada atribut partai politik, apalagi bersifat kampanye terbuka.

“Tidak perlu ditanggapi, memang tidak ada atribut, apalagi kampanye,” tutupnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, Kabar kehadiran calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto ke Haul Abah Guru Sekumpul di Musala Ar Raudhah, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) mendapatkan perhatian berbagai pihak.

Salah satunya dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel yang secara signifikan bakal memonit kegiatan pasangan Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden (Pilpres) saat berkunjung di Kalsel.

“Kita tetap melakukan pengawasan melekat pada capres maupun caleg yang berupaya melanggar UU dan PKPU tentang Pemilu yang kemungkinan ada di haul tersebut,” ujar Komisioner Bawaslu Kalsel, Aris Mardiono kepada apahabar.com, Sabtu (9/3/2019).

Baca Juga: Bawaslu ‘Buntuti” Langkah Prabowo di Haul Guru Sekumpul

Sebelumnya, panitia Haul Abah Guru Sekumpul mengingatkan bahwa peringatan Haul ke 14, tidak diwarnai dengan hal yang berbau politik.

Wilayah yang menjadi tempat peringatan haul akan disterilkan dari atribut kampanye partai politik, caleg maupun tim sukses pasangan Presiden dalam laga Pemilu 2019.

“Atribut dan alat peraga kampanye caleg atau pilpres tidak boleh dipasang di lingkungan kegiatan Haul. Ini sudah disampaikan oleh panitia Haul, jangan sampai kegiatan haul diiringi dengan politik,” tegasnya.

Apabila melanggar kebijakan itu, Aris menyampaikan bahwa yang bersangkutan bakal ditindak secara hukum karena dianggap menganggu proses Haul ulama kharismatik.

Aturannya tertuang dalam Undang Undang nomor 7 tahun 2017 pasal 280 ayat 1,2,3,4 tentang larangan kampanye di tempat ibadah, sekolah dan fasilitas negara.

Artinya, kebijakan dari panitia tersebut membuat sehingga peringatan Haul tidak dimanfaatkan oleh parpol, caleg maupun Pilpres.

Selain itu, jikanya caleg atau tim sukses akan melaksanakan ajakan kampanye tatap muka dan pertemuan terbatas. Maka ia sarankan harus mengirim surat tebusan ke Polda dan Bawaslu Kalsel.

“Segala macam mengenai itu, mungkin sudah diantisipasi pihak kepolisian agar tidak menganggu proses peringatan Haul Abah guru Sekumpul,” terangnya.

Baca Juga: Prabowo Hadir, Jokowi Batal ke Acara Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Kalimantan Utara Masuk 10 Provinsi dengan UMP Tertinggi di Indonesia, Bagaimana Kalsel?
Kementerian Kelautan dan Perikanan

Nasional

Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen
apahabar.com

Nasional

Bupati Sidoarjo Miliki Kekayaan Rp60 Miliar
apahabar.com

Nasional

Sidang Perdana, Ortu Korban Pencabulan Limpasu HST Tak Dikabari?
apahabar.com

Nasional

Masa Berlaku Paspor Diperpanjang, Jadi 10 Tahun
apahabar.com

Nasional

Sekardangan Menjadi Kampung Terinovatif di Sidoarjo Berkat Sampah
apahabar.com

Nasional

Jika Kaltim Dipilih, Tiga Kawasan Diprediksi Jadi Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Hari Pertama 2019, Talaud Sudah 2 Kali Diguncang Gempa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com