Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Polisi Gadungan Incar Pelajar Bermotor, Ancam Korban Dengan Pistol  

- Apahabar.com Minggu, 24 Maret 2019 - 16:06 WIB

Polisi Gadungan Incar Pelajar Bermotor, Ancam Korban Dengan Pistol  

M Rijalinata, polisi gadungan sudah diamankan. Foto-Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – Dua pelajar, Muhammad Jayadi (20) dan Akhmad Fizailani (20), warga Desa Muning, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) jadi korban polisi gadungan.

Modusnya, kedua pelaku yang mengendarai motor ini mengincar pelajar yang menggunakan kendaraan roda dua. Bergaya bak polisi lalu lintas, polisi gadungan itu meminta korban yang tengah melaju dengan kendaraannya berhenti, Sabtu (23/3/2019) sekitar pukul 13.30 Wita.

Saat berhadapan dengan pelajar, tepatnya di Jembatan Karangrati, Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, kedua pelaku bergaya seperti polisi lalu lintas. Korban kemudian diminta membuka boks motor dan kemudian diminta menyerahkan kunci kendaraannya.

Baca Juga: Pemuda Tapin Tertangkap Tangan Transaksi di Kebun Karet

Setelah menguasai kunci motor Honda Beat korban dan STNK-nya, pelaku berusaha membawa kabur kendaraan korban. Namun korban berusaha mempertahankan. Hingga terjadi lah cekcok mulut hingga adu fisik.

Tak mau kalah, pelaku pun mengeluarkan pistol mainan. Secara paksa pelaku meminta korban tiarap. Selanjutnya korban Jayadi dibawa kendaraan miliknya, Honda Beat DA 6134 DAN. Sementara rekannya, Akhmad Fizailani dipaksa naik motor pelaku Yamaha R2 Mio Soul GT warna Merah dengan No Pol DA 6850 DAN.

Di tengah jalan para pelaku terpisah. Ketika melintas di Jalan Pegangsaan Desa Gambah Dalam Kecamatan Kandangan, Jayadi yang menunggang kendaraan berusaha untuk kabur dari dengan cara menjatuhkan diri. Namun ia tak berdaya lantaran dibawah ancaman pistol.

Jayadi pun berteriak meminta pertolongan kepada masyarakat. Mendengar teriakan tersebut, masyarakat berdatangan dan berhasil mengamankan polisi gadungan yang belakangan diketahui bernama M Rijalinata (37), warga Jalan Letjend S Parman, Kandangan berhasil diamankan dan digelandang ke Polsek Kandangan.

Kapolres Hulu Sungai Selatan AKBP Dedy Eka Jaya Sik melalui Kasubbag Humas Polres HSS Ipda Gandhi Ranu mengemukakan, bawa seorang tersangka M Rijalinata sudah diamankan pihaknya.

Kepolisian masih memburu rekan tersangka yang identitasnya sudah dikantongi polisi. Hingga kini korban Achmad Fizailani masih belum ditemukan setelah diduga dibawa kabur pelaku yang masih buron.

Baca Juga: Heboh Pencabulan Pelajar di Tapin: Disdik Prihatin, P2TP2A Siap Dampingi

Reporter: Nasrullah
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Tanggapan Bupati Soal Penggerebekan Tempat Produksi Sabu di Batola
Korupsi

Hukum

Tersandung Korupsi, Kadis Pasar Kotabaru Pensiun Dini
apahabar.com

Hukum

Robek Alqur’an, Erwin Terancam 5 Tahun Penjara
apahabar.com

Hukum

Pandangan Kapolsek Tapin, Setelah Aksi Bobol ATM ‘Air’ karena Miras
apahabar.com

Hukum

47 Tersangka Narkoba Ditembak Mati Sepanjang 2018
apahabar.com

Hukum

Polisi Ungkap Kasus Temuan Mayat di Semak-semak Desa Kapar HST
apahabar.com

Hukum

Dimentahkan Bawaslu, Laporan Buruh di Banjarmasin Ditangani Kepolisian
apahabar.com

Hukum

Mendadak Akun @riskii125 Penghina Abah Guru Sekumpul Menghilang, Penyelidikan Terhenti?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com