3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Resmi, Kaltara Luncurkan Lagi Penerbangan Subsidi

- Apahabar.com Selasa, 26 Maret 2019 - 12:50 WIB

Resmi, Kaltara Luncurkan Lagi Penerbangan Subsidi

ILUSTRASI - Tampak pesawat Susi Air beserta pilotnya di bandara Tanjung Harapan, Bulungan, belum lama ini. Foto-TribunKaltim/Arfan

apahabar.com, TARAKAN – Penerbangan subsidi angkutan udara perintis penumpang di Kalimantan Utara untuk tahun anggaran 2019 kembali diluncurkan. Pelaksanaan program ini telah memasuki tahun kelima.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyetujui usulan penambahan subsidi angkutan udara perintis penumpang itu.

Baca Juga: Pemprov Kaltara Panggil PLN dan PT SAS Hari Ini

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti menuturkan, kehadiran angkutan perintis bersubsidi ini sangat penting karena membantu masyarakat.

Khususnya menghubungkan daerah terpencil dan tertinggal atau daerah yang belum terlayani oleh moda transportasi lain.

“Penerbangan perintis penumpang adalah pelayanan penerbangan dalam rangka membantu masyarakat dengan cara mensubsidi biaya operasional pesawat terbang pada rute–rute angkutan udara perintis sesuai kriteria yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor: Nomor PM 79 Tahun 2017,” kata Polana dikutip apahabar.com, dari liputan6.com, Jakarta, Selasa (26/3).

Informasi dihimpun Bisnis.com, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengalokasikan anggaran sebesar Rp35 miliar untuk kegiatan itu.

Sementara melalui APBD, Pemprov Kaltara menganggarkan sekitar Rp12 miliar. Jika ditotal tahun ini alokasi anggaran untuk SOA Penerbangan mencapai Rp47 miliar.

Subsidi perintis penumpang pada 2019 pun naik menjadi 19 rute dari tahun sebelumnya yang melayani 10 rute yang terbagi menjadi 8 rute dengan menggunakan pesawat C 208B Grand Caravan dan 2 rute dengan menggunakan pesawat PC 6 Pilatus Porter.

Humas Pemprov Kaltara melansir, 19 rute itu terdiri dari 4 rute Kaltim-15 rute Kaltara. Sementara, pelaksananya adalah PT Asi Pudjiastuti Aviation (Susi Air) di Bandara Juwata Tarakan. Rutenya Tarakan-Long Bawan, Long Bawan-Malinau, Long Apung-Malinau, Long Apung-Tj. Selor, Long Bawan-Nunukan, Tj.

Selain itu, Kemenhub juga menyediakan penerbangan subsidi perintis bahan bakar minyak (BBM) 1.354 drum dengan pelaksana PT Mega Basana Nusantara di Bandara Malinau. Lalu, subsidi perintis kargo 2 rute yang dalam proses lelang dan berlokasi di Bandara Juwata Tarakan.

“Alhamdulillah, tahun ini usulan penambahan subsidi angkutan udara perintis penumpang telah dipenuhi Kemenhub. Pengusulan itu sendiri, sejatinya merupakan tugas dan tanggung jawab kepala daerah,” konfirmasi Gubernur dikutip dari Humas Pemprov Kaltara, Selasa (26/3).

Kemarin, Irianto turut menghadiri penerbangan perdana program tersebut di Kantor UPBU Kelas 1 Utama Juwata Tarakan.

Adapun, tarif penumpang di program subsidi angkutan udara tersebut, berkisar antara Rp272 ribu hingga Rp 460 ribu per orang/trip. Sedangkan untuk subsidi angkutan kargo, pada realisasinya akan diterbangkan 800 kilogram per trip.

“Untuk subsidi angkutan BBM, lokasinya di Bandara Malinau. Alasannya, agar penerbangan perintis ke pedalaman dapat memaksimalkan seat yang tersedia. Dengan begitu, pesawat perintis yang terbang dari Bandara Tarakan dapat mengisi bahan bakar (refueling) di Malinau. Tak perlu lagi, menghemat seat karena keterbatasan bahan bakar seperti sebelumnya,” papar Irianto.

Atas program ini, gubernur berharap dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat pedalaman. Selain itu, pihak pelaksana kegiatan juga Kemenhub dapat meminimalisir keluhan masyarakat.

“Keluhan yang masuk harus segera direspon. Jangan dibiarkan. Ini juga berlaku kepada seluruh kepala OPD terkait di Pemprov Kaltara,” ungkap Gubernur.

Di samping itu, Gubernur juga menginstruksikan kepada OPD terkait untuk menetapkan barang apa saja yang perlu diangkut ke lokasi.

Guna mengoptimalkan program subsidi angkutan kargo dari APBN tahun ini. Tak itu saja, Irianto juga menginstruksikan agar dilakukan inventarisasi dan evaluasi kelayakan bandara perintis di Kaltara untuk diterbangi.

“Selain APBN, Insyaallah dalam waktu dekat ini SOA Orang dari APBD Kaltara juga akan diluncurkan. Kabarnya, 27 Maret ini akan tandatangan kontrak. 14 hari selambat-lambatnya setelah penandatanganan kontrak, insyaallah akan dilakukan penerbangan perdana,” tutup Irianto.

Baca Juga: ASN Berkeliaran di Jam Kerja, Gubernur Kaltara Instruksikan Satpol PP Razia

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltara

Gubernur Luncurkan Kartu Guru dan Penyuluh Sejahtera
apahabar.com

Kaltara

9 Layanan Kependudukan Sudah Dilakukan di Kaltara
apahabar.com

Kaltara

Terbaik I Nasional, Kaltara Berpeluang Terima Dana Insentif Pusat
apahabar.com

Kaltara

Tiongkok Dominasi Tenaga Kerja Asing di Kalimantan Utara
apahabar.com

Kaltara

Penyertaan Modal Bank Kaltimtara Terus Naik
apahabar.com

Kaltara

Polres Nunukan Musnahkan 8,769 Kg Sabu-Sabu
apahabar.com

Kaltara

Jemput Bola ke Kawasan Terluar, Kaltara Andalkan SiPelandukilat
apahabar.com

Kaltara

BPK Datang, Kepala OPD di Kaltara Dilarang Bepergian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com