Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

RS Mini Beroperasi Selama Haul Abah Guru Sekumpul, Tengok Lokasinya!

- Apahabar.com Sabtu, 9 Maret 2019 - 15:03 WIB

RS Mini Beroperasi Selama Haul Abah Guru Sekumpul, Tengok Lokasinya!

RS Mini sekaligus Posko Kesehatan Dinas Kesehatan Banjar. Foto-apahabar.com/Reza Rifani

apahabar.com, MARTAPURA – Rumah Sakit Lapangan atau yang bisa di sebut RS Mini mulai beroperasi.

Rumah sakit ini khusus disediakan untuk jemaah Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul. Tempatnya berdekatan dengan toko Az-Zahra Bakery & Gallery yang terletak di Simpang 4 Sekumpul. RS Mini ini sekaligus sebagai Posko Kesehatan Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Di sana, petugas siap siaga memberikan pertolongan kepada jemaah haul yang sakit. Acara haul sendiri dilaksanakan mulai Sabtu (9/3) malam ini. Penanganan jemaah yang sakit berlangsung hingga haul ke 14 Abah Guru Sekumpul berakhir, Senin (11/3).

Direktur Utama RS Ratu Zalecha, dr H Tofik Norman Hidayat menuturkan, seperti tahun sebelumnya keberadaan RS Mini ini untuk penanganan gawat darurat. Di buka selama 24 jam. Untuk jemaah tidak perlu khawatir berobat di sini, karena biaya digratiskan.

“Menyiapkan RS Mini untuk penanganan kegawatdaruratan. Nanti ketika ada pasien (jemaah) yang tidak bisa ditangani akan kami rujuk ke RS Ratu Zalecha, maupun RS Pelita Insani untuk penanganan lebih lanjut,” katanya kepada apahabar.com di sela kesibukannya mempersiapkan RS Mini.

Baca Juga: Rest Area Kintap, Tempat Singgah Jemaah Haul Guru Sekumpul dari Tanbu

Baca Juga: Haul Guru Sekumpul, Satpol PP Banjarmasin pun Buka Posko

apahabar.com

Direktur Utama RS Ratu Zaleha, dr H Tofik Norman Hidayat. Foto- apahabar.com/Reza Rifani

Tofik menambahkan, pihaknya menyediakan 10-13 ranjang (spring bed) yang digunakan untuk perawatan jemaah. Dilengkapi pula peralatan kesehatan lainnya.

Seperti alat untuk pasien gagal jantung. Ada pun tim dokter disiagakan setiap harinya secara bergiliran.

“Kami juga menyiapkan alat penanganan gagal jantung, serta tim dokter yang setiap harinya 2 sampai 3 dokter. Dengan masing-masing di dampingi 3 perawat selama tiga hari berlangsungnya haul,” jelasnya

Tofik menyarankan agar jemaah selalu menjaga kesehatan dan beristirahat ketika merasa kelelahan.

“Yang terpenting untuk para jemaah jangan sampai terlalu capek, serta terus menjaga pola makan dan minumnya,” harapnya.

Baca Juga: Ajak ke Haul Guru Sekumpul, Wali Kota Banjarmasin juga Minta CCTV Terminal Pal 6 Dipasang

Baca Juga: Haul Guru Sekumpul, Ada 2 Kapal Evakuasi

Reporter: Reza Rifani
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cegah Karhutla, Polsek Karang Bintang Rutin Sambangi Warga
apahabar.com

Kalsel

Wajib Masker di Banjarmasin, Nikah Pakai Syarat Khusus
apahabar.com

Kalsel

BPP Kalsel Ucapkan Terima Kasih
apahabar.com

Kalsel

Belum Rapid Test, Pedagang Dilarang Masuk Pasar Marabahan
apahabar.com

Kalsel

Data Lengkap Korban Kebakaran Hebat di Pekapuran Banjarmasin

Kalsel

Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh
apahabar.com

Kalsel

Sejarah Kolam Belanda di Tahura Mandiangin
apahabar.com

Kalsel

Sikap KPU Usai Penetapan Gusti Makmur sebagai Tersangka Pencabulan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com