Tenang.. Kombes Subchan Jamin Stok Oksigen Kalsel Aman! Resmi, Jokowi Perpanjang PPKM Level IV hingga 2 Agustus Pakar ULM: Pelacakan Covid-19 di Banjarmasin Mendekati Nol! STOK Oksigen di RS Ulin Banjarmasin Tinggal Hitungan Jam, Cek Faktanya Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam

Selandia Baru Berduka, Ardern: Kita Adalah Satu

- Apahabar.com     Sabtu, 23 Maret 2019 - 10:50 WITA

Selandia Baru Berduka, Ardern: Kita Adalah Satu

Perdana Menteri Jacinda Ardern memeluk hangat umat Muslim. Foto-Net

apahabar.com, WELLINGTON – Pasca teror penembakan saat Shalat Jumat, Perdana Menteri New Zealand Jacinda Ardern bergabung dengan sekitar 20.000 orang sambil berdiri dengan tenang di Hagley Park, di depan masjid Al Noor.

“Selandia Baru berduka bersamamu. Kami adalah satu,” katanya dalam sebuah pidato singkat, diikuti oleh mengheningkan cipta selama dua menit.

Seperti ditulis detikcom, Ardern, yang dengan cepat mengecam penembakan itu sebagai terorisme. Pihaknya pun mengumumkan larangan senjata otomatis dan semi-otomatis.

Keamanan di Selandia Baru ditingkatkan sejak serangan itu. Polisi setempat mengatakan pada hari Jumat (22/03) mereka sedang menyelidiki ancaman terhadap Ardern yang dilayangkan lewat Twitter.

Harian NZ Herald melaporkan bahwa ada postingan Twitter dengan foto pistol dan tulisan “You are next” yang ditujukan ke Perdana Menteri. Namun, kantor berita Reuters belum dapat memverifikasinya.

Baca Juga: Pasca Teror, Azan Jumat akan Disiarkan Langsung di Selandia Baru

Tanpa senyuman

Mengenakan jilbab hitam pada hari Senin (18/03), Ardern mengunjungi sekretariat Asosiasi Islam di Selandia Baru, yang terdiri dari delapan komunitas Muslim, termasuk Auckland.

“Saya mengunjungi Christchurch kemarin, tujuan utama membawa pesan duka cita dan solidaritas Selandia Baru kepada saudara-saudari Anda,” katanya kepada anggota asosiasi.

Pada Selasa (19/03), Ardern membuka sesi parlemen dengan pesan perdamaian bagi umat Muslim untuk mengenang 50 orang yang terbunuh di dua masjid di Christchurch, sebuah kota yang masih dibangun kembali setelah gempa bumi 2011.

Di antara para korban teroris ada empat anak, berusia 3, 4, 14 dan 16. Di parlemen, Ardern bersumpah tidak akan menyebut nama pelaku di depan umum, dan tidak memberi sarana bagi pelaku untuk mendapat ketenaran.

Baca Juga: Geng Motor Paling Ditakuti di Selandia Baru Siap Jaga Umat Muslim Tunaikan Salat Jumat

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Copoti Baliho Habib Rizieq Shihab, Aparat TNI Bersitegang dengan Massa FPI
apahabar.com

Nasional

Muhammadiyah Tegur Habib Rizieq Terkait Kerumunan massa
apahabar.com

Nasional

Gara-Gara Banjir, KA Jarak Jauh dari DAOP 1 Molor
Megawati

Nasional

Laut NKRI Diobok-obok, Megawati Ungkap Penyebabnya
apahabar.com

Nasional

Gunakan Jasa Ekspedisi, 374 Kg Ganja Aceh Dikirim ke Jakarta
apahabar.com

Nasional

Viral di Jagat Maya, Ahok Berseragam Pegawai SPBU
apahabar.com

Nasional

Mantan Panglima TNI Ingin Pangkalan Militer di Ibu Kota Baru
apahabar.com

Nasional

Cemburu, Suami Nekat Bakar Diri Bersama Anak hingga Tewas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com