Perselingkuhan Istri Polisi dan Penjual Buah di Palangka Raya Terbongkar Polisi Ungkap Kronologis Kebakaran Maut di Beruntung Baru Sakit Hati, Motif Disebarnya Video Mesum 13 Detik di Samarinda Banjarmasin Terendam, Analisa Pemkot Kenapa Meluas-Siapkan Pompanisasi Terungkap, Bendahara HKN Banjarmasin Sempat Tarik Duit Ratusan Juta

Sempat Dilaporkan Hilang, Satu WNI Tewas Jadi Korban Penembakan Selandia Baru

- Apahabar.com     Sabtu, 16 Maret 2019 - 19:29 WITA

Sempat Dilaporkan Hilang, Satu WNI Tewas Jadi Korban Penembakan Selandia Baru

Sebanyak 49 orang tewas dalam aksi penembakan di dua masjid di Christchurh, Selandia Baru. Foto/Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Sempat dilaporkan hilang, akhirnya Kedutaan Besar Republik Indonesia  (KBRI) di Wellington mengonfirmasi satu orang Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal dunia karena kejadian penembakan di Christchurch, Selandia Baru, yang terjadi pada Jumat (15/3).

Dilansir CNN Indonesia, melalui pernyataan resmi, KBRI Wellington menyebut pada Sabtu (16/3) pukul 22.10, WNI bernama Lilik Abdul Hamid yang sebelumnya dilaporkan hilang terkonfirmasi meninggal dunia dalam penembakan.

Sebelumnya dikabarkan Lilik merupakan salah satu dari enam orang WNI yang diketahui berada di masjid Al Noor. Lima orang telah melapor ke KBRI Wellington dalam keadaan sehat, namun Lilik sempat dinyatakan ‘belum ditemukan’.

Al Noor merupakan salah satu lokasi yang jadi sasaran penembakan. Dua orang WNI lainnya, Zulfirmansyah dan anaknya, diketahui berada di lokasi penembakan kedua, yakni di masjid Linwood.

Baca Juga: Senjata Api Pelaku Teror di Masjid New Zealand Legal

Saat ini Zulfirmansyah masih dirawat di ICU Christchurch Hospital dan anaknya disebut ‘sudah stabil’.

KBRI Wellington telah membentuk posko sementara 24 jam untuk memantau perkembangan situasi dan membantu WNI yang butuh pertolongan terkait penembakan.

Selain itu mereka juga menyediakan nomor telepon yang bisa dihubungi buat mencari informasi, yaitu +6421 1950 980 (Rendy Ramanda) dan +6422 3812 065 (Luth Anugranya).

Kepolisian Selandia Baru juga sudah membuka layanan informasi bagi masyarakat, yakni melalui situs bantuan dan situs untuk mencari keluarga yang hilang.

Baca Juga: Pembantaian Brutal di Selandia Baru, Masjid London Pun Tingkatkan Keamanan

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

IPC Bertekad Jadi Pengelola Pelabuhan Kelas Dunia
apahabar.com

Nasional

Banyak Barang Anak Hilang usai Reuni Akbar 212
apahabar.com

Nasional

Langgar Sejumlah Protokol Kesehatan, Pabrik Khong Guan Terancam Ditutup?
apahabar.com

Nasional

Ledakan Berantai di Beirut, Banyak Korban yang Masih Terperangkap

Ekbis

Menteri Bahlil Dorong Volkswagen Bangun Industri Bahan Baku Listrik di Indonesia
apahabar.com

Nasional

Ketua PP Muhammadiyah: Pemilu Jangan Membuat Retak Bangsa

Nasional

Muhaimin Puji Peran Pesantren Saat Temui Ulama NU di Gorontalo
apahabar.com

Nasional

Dewi Persik Pukau Ribuan Masyarakat Kalsel, Paman Birin Ajak Dukung Jokowi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com