Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Soal CVR Lion Air, KNKT: Ada Kepanikan tapi Tak Ada Teriakan Allahu Akbar

- Apahabar.com Jumat, 22 Maret 2019 - 19:03 WIB

Soal CVR Lion Air, KNKT: Ada Kepanikan tapi Tak Ada Teriakan Allahu Akbar

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi memeriksa kondisi bagian dari kotak hitam (black box) pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 yang telah ditemukan oleh tim SAR gabungan di KR Baruna Jaya I, di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Kamis (1/11/2018). Foto- Antara/Muhammad Adimaja

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sekaligus investigator kecelakaan Lion Air JT 610 Nurcahyo Utomo mengungkapkan adanya kepanikan yang terekam oleh Cockpit Voice Recorder (CVR) pada penerbangan Lion Air JT 610 jurusan Jakarta-Pangkal Pinang beberapa detik, sebelum akhirnya jatuh di perairan Karawang pada 29 Oktober 2018 lalu.

Namun, dia tidak menjabarkan dengan jelas apa isi dari kepanikan tersebut, dan membantah adanya teriakan kata “Allahu Akbar” seperti yang ramai diberitakan di media-media.

“Yang saya sampaikan adalah mereka bertanya apakah ada kepanikan, saya sampaikan ada kepanikan, tapi saya tidak sampaikan apa yang diteriakkan,”kata Nurcahyo Utomo dalam konferensi pers di Jakarta, dilansir Okezone.com, Kamis (21/3/2019).

Nurcahyo juga membantah bahwa data rekaman CVR bocor ke publik, karena selama ini hanya KNKT lah yang memiliki data tersebut. Adapun pernah diperdengarkan kepada pihak Lion Air, hanya untuk keperluan investigasi.

“Lion Air sudah kami persilakan mendengar. Kami beri kesempatan agar bisa memperbaiki bila ada kekurangan. Itupun tidak boleh direkam dan tidak membawa handphone. Lion pernah mendengarkan tapi tidak memiliki data,” katanya.

Baca Juga: Soal Rekaman CVR Lion Air PK-LQP, Ini Kata KNKT

Sehubungan dengan perkembangan investigasi disampaikan bahwa KNKT telah melakukan kunjungan ke Boeing untuk melakukan rekonstruksi penerbangan JT-610 menggunakan engineering simulator dan diskusi terkait sitem pesawat 8737-8 (MAX).

KNKT juga telah berdiskusi dengan Boeing dan Federal Aviation Administration (FAA) terkait sistem desain Manuvering Characteristic Augmentation System (MCAS) dan approval yang diberikan oleh FAA. Terkait seluruh hasil investigasi ini akan disampaikan oleh KNKT pada hasil akhir (final report) yang dijadwalkan akan dipublikasikan pada bulan Agustus atau September 2019 mendatang.

Baca Juga: Rekaman Kokpit Lion Air Sebelum Jatuh, Kopilot: Allahu Akbar!

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Terkendala Proses di BPOM, Vaksinasi Covid-19 Terancam Molor
apahabar.com/pengendali

Nasional

Bappenas Pastikan Pemindahan Ibu Kota Masuk RPJMN 2020-2024
apahabar.com

Nasional

Kronologi Kecelakaan Putra Amien Rais, Alphard Hanafi Rais Ditabrak Truk, Pelaku Kabur
apahabar.com

Nasional

Dampak Hujan Abu Erupsi Merapi, Bandara Adi Soemarmo Ditutup Sementara
apahabar.com

Nasional

Habibi, Gembong Narkotika asal Pelaihari Terancam Membusuk di Penjara
apahabar.com

Nasional

Menteri Susi “Belajar” ke Pusat Ilmiah Monaco
apahabar.com

Nasional

Pemulangan Jenazah Ani Yudhoyono ke Jakarta Dipercepat Malam Ini Juga
apahabar.com

Nasional

Polisi Tahan Tri Susanti, Korlap Aksi di Asrama Mahasiswa Papua
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com