Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Soal Tagar #IndonesiaCallsObserver, KPU Nyatakan Sudah Undang 33 Negara

- Apahabar.com Senin, 25 Maret 2019 - 13:40 WIB

Soal Tagar #IndonesiaCallsObserver, KPU Nyatakan Sudah Undang 33 Negara

Gedung KPU Pusat.Foto-Kompas.com/Fitria Chusna Farisa

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat menyatakan pihaknya sudah mengundang 33 negara untuk memantau pelaksanaan Pemilu 2019.

Hal ini terkait soal tagar #IndonesiaCallsObserver yang ramai di berbagai media sosial termasuk Twitter hingga memuncaki daftar trending topic.

Dilansir CNNIndonesia.com, Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan selama ini pihaknya telah mengundang pemantau pemilu dari luar negara. Setidaknya, sambung dia, pemantau asing yang ikut mengamati proses pemilu Indonesia itu berasal dari 33 negara.

“Kita mengundang penyelenggara pemilu (setingkat KPU) dari 33 negara, perwakilan kedutaan negara-negara sahabat 33 negara, dan LSM/pemantau internasional 11 lembaga,” kata Pramono kepada CNNIndonesia.com, Senin (25/3/2019).

Baca Juga: KPU Tabalong Diisi Wajah Baru, Intip Nama-Namanya..

Selain itu, KPU juga telah bekerja sama dengan berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan pemantauan proses Pemilu 2019.

Semua pemantau pemilu, kata Pramono, akan diundang pada 15-18 April 2019 oleh KPU. Mereka akan melakukan pemantauan independen terhadap proses pemilu.

“Ada seminar berisi penjelasan sistem dan masalah-masalah penting dalam pemilu Indonesia, ada pemantauan ke TPS-TPS, dan ada catatan serta masukan dari lembaga-lembaga itu tentang hasil pemantauan TPS,” ujarnya.

Sebelumnya, tagar #IndonesiaCallsObserver memuncaki trending topic di Twitter pada Senin (25/3). Tagar ini diisi berbagai cuitan meminta pemantau internasional ikut memantau Pemilu 2019, karena penyelenggara pemilu dinilai tidak independen.

Masa pemungutan suara Pemilu 2019 bakal digelar pada 17 April 2019. Untuk pertama kalinya, Indonesia menggelar pemilihan presiden dan pemilihan legislatif secara serentak. Tercatat ada 192.828.520 orang pemilih di DPT Pemilu 2019 yang akan memilih pasangan calon-wakil presiden, anggota legislatif, dan perwakilan daerah.

Baca Juga: Steven Jam Meriahkan Sosialisasi KPU Kalsel

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Jubir Covid-19: Pemerintah Sudah Tes 6.500 Orang

Nasional

Jubir Covid-19: Pemerintah Sudah Tes 6.500 Orang
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi: ASEAN-Australia Perkuat Integrasi Ekonomi dan Dorong Stabilitas Keamanan di Kawasan
apahabar.com

Nasional

KPK Ultimatum Kakak Ipar Bupati Cianjur Menyerahkan Diri
apahabar.com

Nasional

Hari Ini Jokowi Resmikan Jalan Tol Layang Japek
apahabar.com

Nasional

Banjir Jakarta, Rumah Ketua MPR RI Juga Ikut Terendam
apahabar.com

Nasional

Gugatan atas PT MCM Ditolak, Walhi Daftarkan Kasasi

Nasional

May Day 2019, Sekelumit Catatan untuk Perlindungan Buruh Perkebunan Sawit
apahabar.com

Nasional

Jokowi vs Prabowo Survei Terkini, Simak Hasilnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com