Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara Cerita Penggali Makam Jenazah Covid-19 di Tabalong: Semangat Kemanusiaan Kalahkan Ketakutan Ramai-Ramai Vaksinasi Massal, HSS Kekurangan Stok

Survei JSI: Jokowi-Ma’ruf Lebih Baik Saat Debat

- Apahabar.com     Senin, 25 Maret 2019 - 17:30 WITA

Survei JSI: Jokowi-Ma’ruf Lebih Baik Saat Debat

Ilustrasi Jokowi dan Prabowo Subianto. Foto-detikcom

apahabar.com, JAKARTA – Penilaian lembaga survei tak hanya soal elektabilitas pacangan capres-cawapres. Jaringan Suara Indonesia (JSI) pun melakukan survei performa kedua pasangan calon pemimpin negeri ini.

Hasilnya, Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin dinilai lebih baik dari pada pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca Juga: Charta Politika Rilis Survei Unggulkan Jokowi-Ma’ruf

Survei dilakukan 3-8 Maret 2019 memakai teknik multistage random sampling dengan jumlah responden awal 1.220. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan kuesioner. Margin of error dalam survei ini 2,9 persen dengan kepercayaan 95 persen.

JSI bertanya kepada responden, setelah menonton debat kandidat capres-cawapres mana yang lebih baik. Hasilnya, 57,8 persen menyatakan Jokowi-Ma’ruf lebih baik, sedangkan 31,2 persen menilai Prabowo-Sandi lebih baik.

“Jokowi-Ma’ruf sebesar 57,8 persen, lalu Prabowo-Sandiaga sebesar 31,2 persen. Untuk yang tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 11,1 persen,” kata Direktur Eksekutif JIS, Fajar S Tamin dalam konferensi pers di Hotel Mercure Sabang, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2019).

Fajar mengatakan sebanyak 84,5 persen responden menyatakan tidak akan berubah pilihan setelah menonton debat kandidat. Sedangkan, sebanyak 5,5 persen menyatakan bisa berubah pilihan.

Fajar kemudian mengatakan, JSI juga bertanya soal capres-cawapres mana yang paling layak terpilih setelah debat kandidat. Sebanyak 59,1 persen responden menyatakan Jokowi-Ma’ruf layak terpilih menjadi Presiden periode 2019-2024. Sedangkan mereka yang memilih Prabowo-Sandiaga hanya 28,9 persen.

“Tidak tahu dan tidak menjawab 12 persen,” lanjutnya.

Debat kandidat Pilpres 2019 sendiri sudah berlangsung tiga kali. Debat pertama berlangsung pada 17 Januari 2019 dikuti oleh kedua capres-cawapres.

Debat kedua berlangsung pada 17 Februari 2019 hanya diikuti capres. Lalu debat ketiga berlangsung pada 17 Maret 2019 diikuti hanya cawapres.

Baca Juga: Selendang Rajutan Nenek 80 Tahun untuk Jokowi

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Mantap Maju Pilwali Banjarmasin 2020, Arifin Noor Kini Masuk Keluarga Besar PKB
apahabar.com

Politik

Habib Banua: Kemenangan SHM-MAR adalah Kemenangan Masyarakat Tanah Bumbu
pilwali

Politik

Sesi Akhir Debat Pilwali Banjarbaru 2020, Calon Wali Kota Adu Unggul Masalah Pelayanan
apahabar.com

Politik

Melihat Sosok Calon Wakil di Pilwali Banjarmasin, Simak Kata Pengamat
apahabar.com

Politik

Kejutan! OPIN Susul Insan Kotabaru Dukung 2BHD
DKPP

Politik

DKPP Minta Jurnalis Diberi Ruang Peliputan Saat Debat Terbuka Pilkada Kalsel
apahabar.com

Politik

Djarot Bandingkan Pembangunan di Sumut Era SBY dan Jokowi
SHM-MAR

Politik

Sambut Kedatangan Calon Kuat Bupati Tanah Bumbu, Dua Pria Bali Rela Cukur Rambut Motif SHM-MAR
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com