Perselingkuhan Istri Polisi dan Penjual Buah di Palangka Raya Terbongkar Polisi Ungkap Kronologis Kebakaran Maut di Beruntung Baru Sakit Hati, Motif Disebarnya Video Mesum 13 Detik di Samarinda Banjarmasin Terendam, Analisa Pemkot Kenapa Meluas-Siapkan Pompanisasi Terungkap, Bendahara HKN Banjarmasin Sempat Tarik Duit Ratusan Juta

Temukan Coretan Soal Teror di New Zealand, Polisi Menduga Masjid di AS Dibakar

- Apahabar.com     Senin, 25 Maret 2019 - 20:20 WITA

Temukan Coretan Soal Teror di New Zealand, Polisi Menduga Masjid di AS Dibakar

Masjid di California, AS yang diduga dibakar. Foto-NBC San Diego

apahabar.com, CALIFORNIA – Masjid di California Selatan diduga sengaja dibakar atas kejahatan kebencian. Kepolisian Amerika Serikat tengah menyelidiki insiden tersebut, dan menemukan coretan yang berkaitan dengan teror dua masjid di New Zealand di jalan masuk masjid itu.

Seperti diberitakan detikcom yang mengutip Reuters, Senin (25/3/2019), polisi dan petugas pemadam kebakaran dipanggil pihak Masjid Darul Arqam Islamic Center of Escondido, San Diego bagian utara, pada Minggu (24/3) dini hari. Mereka melaporkan ada kebakaran yang menghanguskan tembok luar masjid tersebut.

Baca Juga: Selandia Baru Berduka, Ardern: Kita Adalah Satu

 San Diego Tribune –media lokal- menyebut jemaah mencium bau asap dan melihat api di bagian luar masjid. Mereka pun kemudian sigap memadamkan api tersebut. Tidak ada kerusakan serius pada masjid dan tidak ada korban dari insiden kebakaran itu.

Polisi setempat menemukan coretan atau grafiti yang masih basah di bagian jalan masuk ke kompleks masjid. Coretan itu disebut membahas soal teror 15 Maret di dua masjid di Christchurch, New Zealand, yang menewaskan 50 orang. Namun kalimat coretan itu tidak dirilis oleh kepolisian setempat.

Letnan Chris Lick dari Kepolisian Escondido menuturkan kepada San Diego Tribunebahwa akseleran kimia digunakan untuk memicu kebakaran di luar masjid. Akseleran merupakan zat yang dipakai untuk mempercepat proses.

Belum ada satupun tersangka yang ditangkap terkait kasus ini.

Bersama dengan kepolisian dan dinas pemadam kebakaran setempat, agen-agen dari FBI dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Peledak tengah menyelidiki insiden ini sebagai dugaan aksi pembakaran dan kejahatan kebencian.

Juru bicara komunitas Islam di Escondido, Yusef Miller, menuturkan kepada San Diego Tribune bahwa para jemaah di berbagai masjid setempat harus tetap waspada.

“Semua orang ada di ujung bahaya. Ketika mereka mengaitkannya dengan New Zealand, itu memberikan kita kekhawatiran fana bahwa sesuatu yang tidak biasa akan terjadi,” tegasnya.

Baca Juga: Pasca Teror, Azan Jumat akan Disiarkan Langsung di Selandia Baru

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Mujahidin

Nasional

Tangani Mujahidin Indonesia Timur di Poso, Pasukan Khusus TNI Siap Diberangkatkan
Covid-19

Nasional

Kisah Inspiratif, Pria Berusia 100 tahun Berhasil Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jokowi Berikan Target Kepada Menteri untuk 100 Hari Kerja
apahabar.com

Nasional

Selama Pandemi, KKP Salurkan Pinjaman Rp180 Miliar kepada UMKM
apahabar.com

Nasional

Diduga Sopir Mabuk, Mobil BMW Tabrak Apotek
apahabar.com

Nasional

Jubir: Orang dari Episentrum Covid-19 Harus Isolasi Diri
Lembantongoa

Nasional

Diteror Kelompok Santoso, Masyarakat Lembantongoa Masih Takut Berkebun
apahabar.com

Nasional

Wapres Tutup Rakornas Forkompimda, Gubernur Isran: Semoga Kaltim Jadi Bagian Indonesia Maju
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com