Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Memanas! Aksi #SAVEKPK di Banjarmasin Diwarnai Saling Dorong BREAKING! Banjiri Kamboja Banjarmasin, Massa #SAVEKPK Long March ke DPRD Kalsel Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Gugatan Jilid II H2D ke MK Siang Ini, Denny Gandeng Lawyer “Level Dewa”

Titik Hotspot Kebakaran di Kaltim Meningkat

- Apahabar.com Kamis, 21 Maret 2019 - 21:56 WIB

Titik Hotspot Kebakaran di Kaltim Meningkat

Kebakaran terdahsyat hutan Amerika melanda hutan di California. Foto-Dunia Tenpo.co

apahabar.com, SAMARINDA – Terjadi peningkatan titik panas atau hot spot di Kaltim dalam kurun waktu setahun belakangan.

Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, mulai 23 Februari 2018 hingga 23 Februari 2019, terdapat 7.686 titik panas.

Menurut Kepala BPBD Kaltim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Frederik Bid, perlu tindakan antisipasi dan pencegahan agar titik panas tidak berujung kebakaran hutan lahan (Karhutla) maupun asap.

Baca Juga: Hari Air 2019, Warga Kaltim Deklarasi Sungai Bebas Sampah

“Simulasi yang kami lakukan hari ini (kemarin). Guna mempersiapkan langkah-langkah sekaligus meningkatkan keterampilan dan kemampuan petugas lapangan,” katanya didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik Kresnayana. dikutip dari laman resmi Pemprov Kaltim, Kamis (21/3).

Sebagai langkah antisipasi, BPBD setempat menggelar Simulasi Peralatan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kawasan Folder Air Hitam Samarinda, kemarin.

Tren peningkatan titik panas, sebut dia, tak saja terjadi di wilayah kabupaten tetapi kota, seperti Samarinda dari tiga daerah lain, Kutai Kartanegara, Kutai Timur maupun Balikpapan.

Sebagai provinsi bebas darurat asap, Benua Etam belum sepenuhnya bebas dari potensi Karhutla. Sepanjang awal tahun saja, titik panas terindikasi di empat daerah itu.

Soal penanganan Karhutla, dia mengakui masalah yang dihadapi adalah kurangnya jumlah petugas atau sumber daya manusia (SDM) di lapangan .

Karenanya, langkah antisipasi akan disiapkan dengan meningkatkan keterampilan dan kemampuan, serta keahlian petugas terutama dalam penguasaan penggunaan peralatan pemadam.

Selain itu, juga sinergi dan koordinasi lintas sektor baik antar instansi pemerintah daerah maupun instansi vertikal kementerian/lembaga, termasuk koordinasi dan dukungan kabupaten dan kota.

Lintas instansi lanjutnya, di jajaran Pemprov Kaltim di mana BPBD selalu berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan, Dinas ESDM dan Dinas Perkebunan serta Dinas Lingkungan Hidup.

Ditegaskannya, walaupun Kaltim sejak lima tahun terakhir sudah keluar dari zona darurat asap, potensi bahaya tetap mengintai.

“Kami optimis ketersediaan petugas terampil didukung peralatan yang memadai bantuan BNPB. Maka, Kaltim masih aman dari ancaman Karhutla dan bahaya asap,” ungkapnya.

Baca Juga: Empat Titik Panas Pemicu Kebakaran Lahan Terdeteksi di Kaltim

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ilmu Hitam

Kaltim

Sadis! Suami Sembelih Istri dan Anak di Sangatta, Diduga Belajar Ilmu Hitam
Pertamina Kalimantan

Ekbis

Pertamina Kalimantan Salurkan Modal Rp 6 Miliar untuk UMKM
Covid-19 di Balikpapan

Kaltim

Covid-19 di Balikpapan Makin Jadi, Pendatang Dominasi Kasus Positif
Polresta Balikpapan

Kaltim

Aduan 110 Polresta Balikpapan Kena Prank Puluhan Panggilan Iseng
apahabar.com

Kaltim

Jalan Mentawir-Wonosari Panajam Nyaris Putus Akibat Longsor
apahabar.com

Kaltim

Pembatasan Produksi Batubara IUP, Isran Minta Pengusaha Tak Khawatir
apahabar.com

Kaltim

Unmul Bakal Jadi UI-nya Penajam, Ibu Kota Baru RI
Polda Kaltim

Kaltim

Isak Tangis Bapak Peluk Anaknya Usai Diringkus Polda Kaltim
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com