Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam!

Tolak Amdal PT AGM, Pemkab HST Bersurat ke Pemerintah Pusat

- Apahabar.com Kamis, 7 Maret 2019 - 17:36 WIB

Tolak Amdal PT AGM, Pemkab HST Bersurat ke Pemerintah Pusat

Ilustrasi pegunungan Meratus. Dok Mapala Meratus

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) menolak analisis dampak lingkungan (Amdal) milik PT. Antang Gunung Meratus (AGM). Dalam waktu dekat, surat keberatan akan dilayangkan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Rencananya pada Senin, 11 Maret 2019 mendatang,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten HST Achmad Yani kepada apahabar.com, Kamis (7/3).

Dokumen Amdal berkaitan dengan upaya peningkatan kapasitas produksi pertambangan batu bara dari 10 juta ton per tahun menjadi 25 juta ton per tahun.

Baca Juga: Ramai-Ramai Pertanyakan Penetapan Geopark Meratus

Terdapat empat kecamatan di Kabupaten HST yang terkena dampak dari peningkatan kapasitas produksi pertambangan PT. AGM tersebut; Kecamatan Batang Alai Selatan, Batu Benawa, Hantakan dan Haruyan.

Surat penolakan, sambung Yani, bukan hanya dikirim ke pemerintah pusat, namun juga ke PT. AGM dan Provinsi Kalsel.

Baca Juga:  Masyarakat Adat “Benteng Terakhir” Pegunungan Meratus

“Batas pengumpulan sampai dengan hari Senin,” jelasnya.

Penolakan ini sesuai amanah yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan tata ruang dengan kebijakan tanpa tambang batu bara dan perkebunan kelapa sawit.

Senada Pemkab, suara penolakan pun datang dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) setempat.

“Kami juga menyatakan keberatan dan menolak studi AMDAL PT. Antang Gunung Meratus untuk wilayah HST,” jelas Ketua AMAN HST Rubi kepada apahabar.com.

Baca Juga: Chairansyah Resmi Jabat Bupati HST, Abdul Latif Titip Lestarikan Meratus

Berikut alasan AMAN HST melakukan penolakan:

1. Kawasan yang diajukan PT. AGM yang meliputi empat kecamatan merupakan daerah tangkapan air untuk persawahan yang beririgasi (Irigasi di Mangunang, di Haruyan, di Intangan dan di Kalibaru/kahakan) seluas 4.000 hektare dan sumber air baku PDAM dan masyarakat dengan investasi pembangunan lebih dari Rp300 miliar.

2. Proses AMDAL PT. AGM tahun 2012 telah meng-enclave atau mengeluarkan dari pembahasan dokumen AMDAL untuk lokasi eksploitasi di Kab. HST.

3. Melihat kerusakan di Kabupaten tetangga akibat pertambangan batubara maka bencana banjir di musim hujan dan kekeringan di musim kemarau akan terjadi serta rusaknya sumber daya air sehingga mengakibatkan kesengsaraan bagi masyarakat luas.

4. Kerusakan dimaksud tidak hanya bersifat fisik semata, tetapi juga non fisik yakni menimbulkan kerawanan sosial, seperti premanisme, konflik horizontal dan agraria serta penyakit masyarakat lainnya.

Baca Juga: Ketua Komunitas Sumpit: Geopark Meratus Hanya Lips Service Saja

Baca Juga: Pelantikan Bupati HST Definitif, Secercah Harapan untuk Meratus

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cegah Karhutla, Polsek Pengaron dan Koramil Patroli  
apahabar.com

Kalsel

Menengok Kelenteng Sutji Nurani Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Namanya Disebut Masuk Kabinet Jokowi, Mardani H Maming: Banyak Tokoh Kalsel yang Lebih Pantas dari Saya
apahabar.com

Kalsel

Dharma Wanita Dituntut Beradaptasi dengan Teknologi Informasi
apahabar.com

Kalsel

Awal Tahun Ajaran Belum Dongkrak SIM Baru di Batola
apahabar.com

Kalsel

Marak Jadi Oplosan, Ratusan Botol Alkohol ‘Dibuang’ Satpol PP Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Warna Peta Kewaspadaan Covid-19 Banjarbaru Berubah-ubah
apahabar.com

Kalsel

Hari Bakti Rimbawan Ke-36, Ribuan Pohon Ditanam di Tanbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com