Warga Banjarmasin Terpesona Menikmati Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Duh! Anggaran Pembinaan Atlet Banjarmasin Tertunggak 6 Bulan Isu Lemahnya KPK Digaungkan, Mahasiswa Siap Geruduk DPRD Kalsel Kritik PSU Kalsel, Dosen Uniska Uhaib ‘Dihadiahi’ Somasi Tim BirinMu Heboh Dikira Disembunyikan Makhluk Gaib, Ibu Muda di HST Akhirnya Ditemukan

Viral Tanker Banjarmasin-Balikpapan Terombang-ambing di Laut Lepas, Intip Penjelasan Pertamina

- Apahabar.com Senin, 4 Maret 2019 - 14:20 WIB

Viral Tanker Banjarmasin-Balikpapan Terombang-ambing di Laut Lepas, Intip Penjelasan Pertamina

ILUSTRASI Kapal tanker diterjang ombak di lautan lepas. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – PT Pertamina (Persero) angkat bicara soal kapal tanker bermuatan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terombang-ambing di laut lepas, belum lama ini. Video ‘Menembus Badai Mengantar Energi bagi Negeri’ itu sempat viral di jagat dunia maya.

Soal ini, perusahaan plat merah tersebut memandang lumrah dialami setiap tanker  dalam upaya pemenuhan energi, terutama ke daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Apalagi kalau cuaca sedang buruk, itu sudah biasa,” jelas Region Manager Communication and CSR Pertamina Kalimantan Yudi Nugraha kepada apahabar.com, Senin (4/3) siang.

“Ini salah satu yang sering dihadapi Pertamina saat mengirim pasokan minyak ke sejumlah daerah.”

Yudi menjelaskan tanker tersebut adalah MT Lamiwuri.  Kala itu, kapal berlayar dari Balikpapan menuju Banjarmasin. Misinya pengiriman pasokan BBM.

Dalam video, terlihat tanker 2.200 Gross Ton (GT) itu sempat diterjang ombak setinggi 3-5 meter dan menembus badai dengan jarak pandang hanya 500 meter. Kecepatan kapal menurun drastis. Dari 8 knot menjadi sekitar 5 knot saja.

Kapal tanker itu mengangkut BBM jenis avtur dan bio-solar. Jarak tempuhnya kurang lebih 312 mil laut.

Yudi mengatakan kejadian tersebut tidak terjadi baru kemarin.

Baca Juga: Kapal Bermuatan Puluhan Pelajar Karam di Sungai Mentaya

“Itu terjadi awal tahun saat musim angin laut,” jelas dia.

Video–video seperti itu, menurut Yudi sebenarnya banyak. Tapi memang jarang dipublikasikan.

Video serupa yang turut viral manakala Pertamina melakukan ekspedisi serupa di Mahakam Ulu, sebuah kawasan 3T di Kaltim.

Beredarnya video tersebut, kata Yudi, setidaknya dapat menunjukkan ke publik bagaimana perjuangan Pertamina dalam upaya pemenuhan bahan bakar.

Terkadang, sambung dia, badai dan gelombang tinggi pada bulan-bulan tertentu menjadi pembendung pasokan BBM tidak sampai tepat waktu. Tak jarang, karenanya berujung pada antrean di sejumlah depo pengisian.

“Waktu tempuh dari normalnya empat hari bisa menjadi enam hari akibat badai dan gelombang tinggi,” terang dia.

Selain Banjarmasin atau Mahakam Ulu, tantangan serupa juga kerap dihadapi Pertamina pada misi pengiriman ke Sulawesi, Kalimantan Utara, Sorong dan sejumlah kawasan timur Indonesia.

“Biasanya dalam satu kapal tanker dikawal belasan anak buah kapal tergantung besar kecilnya kapal,” ujarnya.

https://www.youtube.com/watch?v=jCI-MBNSI48

Baca Juga: Puluhan Kapal Klotok Mogok Massal, Pemkot yang Rugi!

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

KPU: Tuntutan Link Berita yang Dijadikan Alat Bukti Prabowo Tidak Berdasar
Larangan Mudik

Nasional

Putar Balik 36.468 Kendaraan Terkait Larangan Mudik, Polri Temukan Puluhan Orang Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Cuncung Syafruddin H Maming, Wujudkan Jembatan Kotabaru – Batulicin dan Jalan Tol Batulicin – Banjarmasin (bagian 2 habis)
apahabar.com

Nasional

Indonesia Bakal Pulangkan 2 Buronan di Amerika, Polri Akan Lakukan Barter
apahabar.com

Nasional

Kabar Duka, Pengusaha Bob Hasan Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Tersandung Korupsi, Ratusan ASN Belum Kena Pecat
apahabar.com

Nasional

Sambut Baik Kehadiran JMSI, LSF Siap Berkolaborasi Kampanyekan Program Sensor Mandiri
apahabar.com

Nasional

Penimbunan Cairan Antiseptik Akibatkan Lonjakan Permintaan Etanol Global
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com