Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

2020, Tak Ada Lagi Siswa Numpang Ujian Online

- Apahabar.com Senin, 1 April 2019 - 15:32 WIB

2020, Tak Ada Lagi Siswa Numpang Ujian Online

Ilustrasi siswa mengikuti ujian secara online. Foto- Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pada 2020 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel menargetkan tak ada lagi siswa yang numpang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah lain.

Sebab, tahun ini Disdikbud menyediakan anggaran Rp7,2 miliar untuk mendukung pelaksanaan UNBK di masing-masing sekolah.

“Saya janji, tahun 2020 Insyaallah tidak ada lagi siswa melaksanakan ujian yang bergabung dengan sekolah lain,” kata Kepala Bidang SMA Disdikbud Kalsel Muhammadun usai memantau pelaksanaan ujian secara online hari pertama itu di sejumlah SMA, Senin (1/4).

Dana tersebut akan diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kalsel dan Dana Alokasi Khusus, masing masing-masing Rp2,2 miliar dan Rp7 miliar.

Setelah anggaran tersebut dicairkan tidak ada peserta UNBK yang menumpang di sekolah lain lantaran Disdikbud akan melakukan pengadaaan komputer tambahan.

Baca Juga: Hari Ini, 21.961 Siswa SMA Se-Kalsel Ikuti UNBK

Selain itu, dia berujar, nantinya sekolah akan melaksanakan UNBK dalam dua sesi menjadi satu sesi saja. “Terus yang tiga sesi menjadi dua sesi.”

Ya, sejauh ini Madun tak menampik UNBK yang dilaksanakan dalam tiga atau dua sesi sudah cukup menguras energi dan  berpengaruh pada psikologi anak. Dia berharap dengan anggaran yang dikucurkan tahun ini bisa lebih meringankan beban siswa melaksanakan ujian.

Adapun, UNBK tingkat SMA hari ini, Senin (1/4), diikuti oleh sebanyak 21.961 siswa di 188 sekolah di Kalimantan Selatan. Ujian online digelar sampai empat hari ke depan.

“Tahun ini UN SMA 100 persen menggunakan komputer, jadi tidak ada lagi yang pakai kertas,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yusuf Effendi, Senin (1/4) ditemui secara terpisah.

Serangkaian persiapan sebelum pelaksanaan UNBK SMA berjalan lancar. Maka dari itu, dirinya menjamin UNBK bebas gangguan listrik dan koneksi internet pada 318 server yang disediakan.

“Kita sudah melakukan persiapan. Baik itu pengawasan dan bekerja sama dengan PLN untuk pasokan listrik saat ujian berlangsung,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi Kalsel memastikan seluruh SMA mengikuti UNBK di tahun ini. Meski begitu, Yusuf mengakui belum semua sekolah mampu menggelar ujian dalam satu sesi, lantaran  ketersediaan unit komputer.

Makanya ada beberapa sekolah yang melakukan UNBK pada tiga sesi dengan waktu yang telah ditetapkan.

Di SMA 2 Banjarmasin misalnya. Pantauan apahabar.com, UNBK di sana dalam dua sesi. Sesi pertama pukul 7.30-9.30 Wita. Sesi dua dimulai dari 10.30-12.30.

Secara keseluruhan, pelaksanaan ujian akan berlangsung empat hari. Di hari pertama siswa/siswi akan mengikuti ujian Bahasa Indonesia, kedua Matematika, ketiga Bahasa Inggris.

Baca Juga: UNBK 2019 di Banjarmasin, Sekolah Dihantui Gangguan Internet

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tabrakan Kapal di Sungai Barito, Satu ABK Masih Hilang

Kalsel

VIDEO: Aspirasi BEM se-Kalsel Sudah ke DPR dan DPD RI
apahabar.com

Kalsel

Kirim Paket dari Rumah, Kantor Pos Kembangkan Layanan Oranger
Belasan Positif Covid-19, Banjarbaru Juga Siap Terapkan PSBB

Kalsel

Belasan Positif Covid-19, Banjarbaru Juga Siap Terapkan PSBB
apahabar.com

Kalsel

BNN Musnahkan Sabu Asal China yang Dibawa Pemuda HST

Kalsel

VIDEO: Pelaku Pembakar Lahan Sungai Kupang HSS Diamankan

Kalsel

Temuan Kasus Baru di Tapin, Puluhan ODP Reaktif Covid-19
Nelayan

Kalsel

Nelayan Kotabaru Hilang, Polisi Terjang Gelombang Gencarkan Pencarian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com