Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

3 Hari Dinyatakan Tenggelam, Tim Pencarian David ABK Tugboat Brahma I Susuri Hilir Sungai Barito

- Apahabar.com Senin, 8 April 2019 - 13:55 WIB

3 Hari Dinyatakan Tenggelam, Tim Pencarian David ABK Tugboat Brahma I Susuri Hilir Sungai Barito

Tim gabungan dari kepolisian Polres Barito Selatan bersama BPBD setempat, Selasa (8/4) masih melakukan pencarian David Rande Kondolele (26) yang juga merupakan ABK Tugboat Brahma I yang hilang dan tenggelam di Sungai Barito wilayah Desa Marawan Lama, Kecamatan Dusun Utara, Barsel pada Jumat (5/3/2019). Foto – Istimewa

apahabar.com, BUNTOK – Memasuki hari ketiga sejak dikabarkan hilang dan tenggelam pada Jumat (5/4/2019) sekitar pukul 12.30 WIB, David Rande Kondolele (26) seorang anak buah kapal (ABK) Tugboat Brahma I belum juga berhasil ditemukan. Hari ini, tim gabungan susuri Hilir Sungai Barito.

Korban yang tenggelam di Sungai Barito wilayah Desa Marawan Lama, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah itu masih dalam tahap pencarian oleh tim gabungan terdiri dari kepolisian setempat, BPBD Barsel, pihak perusahaan tempatnya bekerja, masyarakat setempat dan dibantu keluarganya.

Berdasarkan informasi yang diterima apahabar.com, diketahui David yang merupakan warga Kecamatan La’bo, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan itu memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 170 cm, berjenggot serta berkumis.

Saat terakhir sebelum kejadian nahas itu, korban mengenakan baju kaos hitam dan celana pendek hitam.

Ketua Kerukunan Keluarga Besar Toraja, Kalimantan Selatan, Andarias Pare ketika dihubungi apahabar.com mengatakan, saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian dari titik tenggelamnya korban, yakni ke bagian hilir Sungai Barito.

“Tim pencari masih menyisir ke bagian hilir Sungai Barito, saat ini kami masih melakukan pencarian di sekitar Jembatan Kalahien, Barsel atau sekitar satu jam perjalanan dari titik korban tenggelam. Namun saat ini masih nihil. Kami berharap, bagaimana pun kondisinya agar David segara ditemukan,” ujarnya yang juga ikut terlibat bersama tim pencari, Senin (8/4/2019).

Baca Juga: ABK Tugboat Brahma I Tenggelam di Sungai Barito Wilayah Marawan Lama

Menurut Andarias, saudara kandung dari David yakni kakak dan adiknya yang datang dari Sangatta, Kalimantan Timur juga turut membantu melakukan pencarian bersama tim gabungan.

Seperti diwartakan sebelumnya, David yang merupakan ABK dari Tugboat Brahma I penarik tongkang batubara Terang 315 dikabarkan hilang dan tenggelam di Sungai Barito wilayah Desa Marawan Lama, Barsel.

Berdasarkan informasi yang beredar di facebook, crew Kapal Tugboat Brahma I melaporkan peristiwa itu terjadi pada Jumat (5/4/2019).

Di akun facebook bernama Ichal Z menjelaskan kejadian bermula saat crew Tugboat Brahma I berupaya menarik Tongkang Terang 315 yang kandas di Sungai Barito wilayah Marawan Lama sekira pukul 05.00 WIB.

Namun, setelah kejadian itu atau sekitar 5 jam berupaya menarik tongkang yang kandas dan tidak berhasil. Datang bantuan dari Tugboat Eka Maris untuk membantu menarik Tongkang Terang 315 namun juga tidak berhasil.

Sehingga sekitar pukul 12.30 upaya menarik tongkang tersebut dihentikan, karena sama sekali tidak bisa bergerak dari posisi kandasnya.

“Saat itu kondisi tali towing yang masih nyambung dengan kapal. Tiba tiba tongkang Terang 315 bergerak perlahan hingga melintang. Tugboat Brahma I pun tertarik oleh tongkang dan tidak bisa dikendalikan karena derasnya arus sungai,” tulis Ichal Z menjelaskan dalam laporan kronologis peristiwa.

Baca Juga: Pelatihan Dasar Ribuan CPNS di Kalteng Terpaksa Dilakukan Bertahap

Kemudian, lanjutnya, kapal miring dan hampir terbalik. Diduga karena panik kapal dikiranya hendak terbalik, David yang juga Masinis II itu melompat ke sungai.

“Saat itu crew kapal melihat David yang melompat dari kapal berusaha menolong dengan melemparkan pelampung/buoy. Namun akibat arus air deras pelampung tidak dapat dijangkau David dan akhirnya korban tenggelam tidak muncul lagi di permukaan air sungai,” tandas Ichal.

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Pulau Patai di Barito Timur Potensial untuk Pengembangan Kerbau Rawa
apahabar.com

Kalteng

Selama Pandemi Perceraian di Kapuas Meningkat, Banyak Istri Rela Menjanda

Kalteng

Duh, Oknum Security di Kapuas Ternyata Sudah 3 Bulan Edarkan Sabu
apahabar.com

Kalteng

Tabrakan Horor di Teweh, Pemotor Meninggal di Tempat
apahabar.com

Kalteng

Ratusan Istri di Kapuas Minta Cerai Tahun Ini
apahabar.com

Kalteng

Kemenkumham: Lima Kasus Diduga Melanggar HAM Terjadi di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Pasien Sembuh Covid-19 di Kalteng Capai 2.976 Orang
apahabar.com

Kalteng

Axcel Narang Bicara Soal Pemimpin Ideal Kalteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com