3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

90 Petugas KPPS Meninggal, KPU: Akan Diusulkan Dapat Santunan

- Apahabar.com Selasa, 23 April 2019 - 11:28 WIB

90 Petugas KPPS Meninggal, KPU: Akan Diusulkan Dapat Santunan

Ketua Komisi Pemilihan Umum, Arief Budiman. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungkapkan sebanyak 90 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia sejak pelaksanaan pemilu serentak 2019 dari Rabu (17/4/2019) hingga pasca pemilu, Senin (22/4/2019) pukul 15.00 WIB.

Jumlah petugas KPPS yang meninggal tersebut meningkat dibandingkan catatan sebelumnya per Minggu (21/4) kemarin yakni sebesar 54 orang.

“Kami perlu informasikan terkait dengan jumlah sementara sampai dengan yang di-update pukul 15.00 WIB tadi. Jumlah update terakhir petugas penyelenggara pemilu yang tertimpa musibah itu sebanyak 90 orang meninggal dunia,” kata Ketua KPU Arief Budiman, seperti dilansir Otonominews.co.id, Senin (22/04/2019).

Selain meninggal dunia, sebanyak 374 petugas KPPS tercatat menderita sakit. Petugas yang meninggal dan sakit ini, berada di 19 provinsi di seluruh Indonesia. Menurut Arief, KPU melakukan pembahasan secara internal terkait santunan kepada petugas KPPS yang tertimpa musibah.

Baca Juga: KPU: 54 Petugas KPPS Meninggal dan 32 Orang Sakit Pasca Pemilu

Seusai rencana, pimpinan KPU bakal menggelar pertemuan dengan jajaran Kemenkeu membahas santunan.

“Besok direncanakan Sekjen akan melakukan (pertemuan) dengan para pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu),” ungkapnya.

Lebih jauh Arief Budiman mengatakan, KPU mengusulkan santunan bagi petugas KPPS yang meninggal sebesar Rp30-Rp36 juta/orang. Kemudian petugas KPPS yang tertimpa sakit kritis mendapat santunan Rp30 juta.

“Untuk luka kami mengusulkan besarannya maksimal Rp 16 juta. Jadi ini akan dibahas bersama Kemenkeu termasuk mekanisme pemberiannya. Termasuk mekanisme penyediaan anggarannya. Sebab, anggaran KPU tidak ada yang berbunyi nomenklaturnya santunan,” jelas Arief Budiman.

Baca Juga: Tercatat 11 Anggota Penyelenggara Pemilu di Kalsel Masuk Perawatan

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sidang Pileg, PKS Ingin Rebut Kursi Terakhir DPRD dari Gerindra
apahabar.com

Nasional

KH Ma’ruf Amin Apresiasi Standardisasi Dai MUI
apahabar.com

Nasional

Ketika Tagihan Listrik Membengkak, 7 Hal Harus Diperhatikan
apahabar.com

Nasional

Jubir Satgas: Tiap Pekan, Kasus Aktif Covid-19 Nasional Masih Terus Meningkat
apahabar.com

Nasional

Aspirasi BEM se-Kalsel Sudah ke DPR dan DPD RI
apahabar.com

Nasional

Alasan Penyebar Hoaks Surat Suara Belum Ditangkap
apahabar.com

Nasional

2.000 Atlet Ikuti Kejurnas Pencak Silat JSOC 2019
apahabar.com

Nasional

Top, Dokter di Makassar Gelar Cukur dengan Protap Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com