Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Bahaya Broken Home, Acil Odah: Abis Curhat-curhatan Muncrat-muncratan

- Apahabar.com Senin, 29 April 2019 - 15:25 WIB

Bahaya Broken Home, Acil Odah: Abis Curhat-curhatan Muncrat-muncratan

CNN Indonesia Meet Up Positive Generation Road To Harganas Kalsel di Aula Rektorat Universitas Lambung Mangkurat, Senin (29/4). Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Menjadi narasumber di CNN Indonesia Meet Up Positive Generation Road To Harganas Kalsel, Ketua TP PKK Kalimantan Selatan, Hj Raudatul Jannah Sahbirin Noor tampil blak-blakkan. Acil Odah, sapaan akrabnya, menyinggung soal bahaya perceraian orang tua bagi anak.

Puncaknya, saat istri gubernur Kalsel itu mengatakan, anak yang kurang kasih sayang akan berusaha mencari kasih sayang dari orang lain. Dengan cara curhat-curhatan. Terlebih dengan lawan jenis.

“Karena (anak) sering curhat-curhatan, malah menjadi muncrat-muncratan,” ujar Acil Odah kepada ratusan mahasiswa, di Aula Rektorat Universitas Lambung Mangkurat, Senin (29/4) pagi.

Lantas, seluruh audiens tertawa. Disusul riuh tepuk tangan usai mendengar istri orang nomor satu di Banua itu.

Lantas, Acil Odah melanjutkan, penyebab tingginya pernikahan dini di Kalimantan Selatan. Terdapat beberapa faktor. Antara lain tingkat ekonomi dan pendidikan yang rendah. Serta kasih sayang kedua orang tua yang kurang.

“Terjadinya broken home membahayakan bagi tumbuh kembang anak,” jelas dia.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan, sebagai manusia yang bernyawa, wajar kiranya mendapatkan cobaan dan ujian. Namun, tetap dihadapi dengan lapang dada dan terus berdoa.

Baca Juga: Puluhan Mahasiswa Demo ULM saat Perayaan Harganas Kalsel

Sementara itu, Deputi Bidang KSPK BKKBN, Muhammad Yani mengatakan, pernikahan muda bisa dicegah dengan upaya intervensi ekonomi. Yakni bagaimana upaya meningkatkan ekonomi keluarga yang kurang mampu, agar bisa bangkit.

Peran pendidikan pun, kata dia, juga salah satu cara melawan tingginya pernikahan muda tersebut.

“Setelah Harganas ini, masyarakat diharapkan paham fungsi kelurga. Mengingat, ancaman keluarga ke depan sangat luar biasa,” ungkapnya.

Gelaran CNN Indonesia Meet Up Positive Generation Road To Harganas Kalsel menyambut perayaan Hari Keluarga Nasional ke-XXVI. Kalimantan Selatan (Kalsel) diplot sebagai tuan rumah puncak Harganas, 29 Juni mendatang.

Harganas 2019 rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan pejabat kementerian terkait. Nantinya, juga diisi berbagai kegiatan, dan acara sesuai kultur dan kearifan lokal.

Peringatan Harganas merupakan upaya pemerintah dalam mengembalikan fungsi keluarga sebagai pembentuk karakter anak.

Adapun, tema Harganas ke-26, Juli mendatang, yakni ‘Hari Keluarga, Hari Kita Semua’. Dalam kegiatan itu, juga dilakukan rekor MURI pembagian Kartu Identitas Anak pada 5.000 anak di Kalsel.

Baca Juga: Harganas ke-26 di Kalsel, Soroti Masalah Pernikahan Dini

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz F

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

VIDEO: Seorang Ibu di Banjarmasin, Tega Jadikan Putrinya Budak Seks Sejak Umur 14 Tahun
apahabar.com

Kalsel

OTT Komisioner KPU RI: ‘Lampu Kuning’ di Pilkada Serentak Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tatakan Tapin
apahabar.com

Kalsel

Sudian Noor Ingin Tanbu Punya Satu Portal Data Akurat
apahabar.com

Kalsel

Sembari Sosialisasikan Perbup Batola, Polsek Tabunganen Bagikan Sembako untuk Warga
apahabar.com

Kalsel

Sat Pol Airud Polres Batola Sosialisasi Pendisiplinan Aturan Bupati
apahabar.com

Kalsel

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto Hadiri Peresmian Renovasi Bangunan Koramil 1001/Amuntai
apahabar.com

Kalsel

Kapolres Batola Ikuti Vicon Wakapolri Tentang Penerapan Protokol Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com