Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Banjir Bengkulu, ACT Datangkan 60 Ton Bantuan

- Apahabar.com Selasa, 30 April 2019 - 16:58 WIB

Banjir Bengkulu, ACT Datangkan 60 Ton Bantuan

truk kemanusiaan ACT. Foto-Humas ACT

apahabar.com, JAKARTA – Banjir melanda wilayah Bengkulu sejak Sabtu (27/4). Aksi Cepat Tanggap (ACT) merespon dengan mendirikan Posko Kemanusiaan dan Dapur Umum yang tersebar di 5 titik terdampak banjir dan longsor. Sebagai lanjutan, ACT mendatangkan bantuan seberat 60 ton yang diangkut truk kemanusiaan pada Senin (29/4/2019).

“Koordinasi dengan lintas lini dengan tim di wilayah Bengkulu, baru saja tuntas. Karena ke depannya, kita akan membentuk kerangka aksi bantuan. Kemudian juga kita akan meluaskan aksi, juga meningkatkan volume dan kekuatan aksi ini,” kata Bambang Triyono selaku Direktur Global Humanity Response ACT.

Baca Juga: Banjir Bengkulu, ACT Siagakan 5 Posko Kemanusiaan

Kerangka aksi bantuan dalam waktu dekat ini diantaranya pengiriman 60 ton bantuan logistik yang diberangkatkan dengan truk dari gudang Humanity Distribution Center ACT di Gunung Sindur, Bogor.

Bantuan logistik yang dikirimkan di antaranya sembako, selimut, popok bayi, susu, biskuit, termasuk juga pakaian untuk korban banjir Bengkulu.

Bantuan diberangkatkan pada Senin (29/4) sore bersamaan dengan pengiriman 3 jenis armada. Mereka di antaranya 3 unit mobil rescue, 1 unit Humanity Food Truck, dan 1 unit ambulans pre-hospital untuk fase darurat.

Menurut Bambang, aktivitas tim ACT di Bengkulu hari ini akan lebih difokuskan kepada bantuan pangan siap santap dan distribusi logistik awal kepada korban. Namun ke depannya, Bambang menjelaskan sangat diperlukan kembali penguatan posko-posko di Bengkulu dan penambahan posko lain mengingat kondisi lokasi saat ini.

Baca Juga: Aksi Cepat Tanggap Bantu Evakuasi untuk Korban Banjir Bidara Cina

Hari ketiga sejak banjir melanda, Minggu (28/4), jumlah pengungsian masih masif, meski banjir perlahan mulai surut.

Apra Julianda Poetra, relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bengkulu mengatakan, warga juga ada yang bertahan di sekitar rumah dengan mendirikan tenda darurat atau berteduh di posko.

“Pengungsian masih masif. Banjir di wilayah kota mulai surut, tetapi di beberapa kabupaten, itu masih terendam. Jalan dan jembatan juga banyak yang putus, sehingga bantuan dan tim rescue belum bisa masuk dikarenakan akses kami jadi terbatas juga,” ujar Apra.

Sebelumnya sejak Jumat (26/4) malam, hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu terendam banjir. Kondisi banjir yang cukup parah membuat beberapa warga terpaksa mengungsi ke posko-posko, yang salah satunya didirikan oleh ACT.

Baca Juga: ACT Luncurkan Program ‘Marhaban Ya Dermawan’

Banjir yang diperkirakan terjadi karena intensitas hujan yang tinggi selama dua hari berturut-turut, menyebabkan sejumlah jalur transportasi terputus, baik antar-kabupaten maupun antar-provinsi, yang menghubungkan Bengkulu dengan Sumatera Selatan, serta Bengkulu dengan Lampung.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

ACT

Kolaborasi Global Wakaf-ACT bersama BNI Sekuritas dan BEI di Sekolah Pasar Modal Syariah
apahabar.com

ACT

Warga Banjarmasin Kumpulkan Rp40 Juta untuk Yaman
apahabar.com

ACT

LBM Bantu Naikkan Status Kampung di Berau
apahabar.com

ACT

Kegembiraan Buka Bersama Anak Berkebutuhan Khusus di SLBN Tanah Bumbu
apahabar.com

ACT

Kapal Ramadan Hadirkan Tawa di Muara Sungai Kelayan
apahabar.com

ACT

Waspada DBD, ACT Kalsel Himbau Jaga Kebersihan Lingkungan
apahabar.com

ACT

Tiba di Christchurch, Keluarga Zulfirmansyah Bergegas ke Rumah Sakit
apahabar.com

ACT

Malnutrisi Akut di Yaman, Wiby Indonesia Bersama ACT Akan Gelar Konser Amal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com