BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Bawaslu Gerah, Peserta Pemilu Sengaja Tak Turunkan APK

- Apahabar.com Senin, 15 April 2019 - 19:48 WIB

Bawaslu Gerah, Peserta Pemilu Sengaja Tak Turunkan APK

Masih banyak APK terpasang pada masa tenang. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sudah jauh hari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengingkatkan kepada kontestan Pemilu, baik partai politik juga calon legislatif untuk menurunkan alat peraga kampanye (APK) sebelum masa tenang.

Kenyataannya hingga, Senin (15/4/2019) masih banyak APK yang terpasang. Bahkan ada APK berukuran jumbo masih berdiri kokoh. Kondisi tersebut membuat Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) kewalahan dan butuh alat khusus untuk menurunkan APK itu.

Baca Juga: Sebaran Personel Polresta Banjarmasin Diklasifikasikan Sesuai Tingkat Kerawanan Tiap TPS

“Memang masih ada APK yang belum dapat kami diturunkan, karena ukuran yang besar sekali. Untuk menurunkan membutuhkan alat bantu,” kata Ketua Bawaslu Kalsel, Erna Kasypiah kepada apahabar.com.

Bagi Bawaslu, kata Erna, penertiban APK merupakan pekerjaan berat pihak. Sebab jumlah APK yang harus ditangani cukup banyak.

“Dengan jumlahnya yang sebanyak ini, tentu kami membutuhkan waktu. Namun kami telah menginstruksikan Bawaslu kabupaten/kota untuk segera menurunkan seluruh APK pada masa tenang,” terang Erna diruang kerjanya.

Baca Juga: Polres Banjar Siap Amankan Pemilu 2019  

Erna merasa kecewa dengan tingkah laku kontestan Pemilu 2019 yang dianggap Bawaslu lepas tangan terhadap APK miliknya. Padahal, Bawaslu sudah mengimbau peserta pemilu untuk menurunkan APK secara mandiri penertiban, tetapi tak direspon.

Jadinya Bawaslu harus menertibkan secara bertahap selama tiga hari selama masa tenang.

“Peserta pemilu bisa jadi sengaja tidak melepas APK miliknya. Padahal kami telah menghimbau, semestinya mereka sendiri yang memasang sekaligus melepas APKnya,” ucapnya.

Baca Juga: Ratusan Warga di Kalsel Masuk Daftar Pemilih Khusus

Erna menegaskan jika melanggar aturan APK itu berdasarkan UU Pemilu, sanksinya adalah pidana kurungan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp12 juta.

“Itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 pasal 287 ayat 5, dimana masa tenang adalah masa yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktivitas kampanye pemilu,” terangnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Mimpi Sungai Terindah Ditampar Kenyataan; Sungai di Sisi Balai Kota Kotor dan Memprihatinkan
apahabar.com

Kalsel

Miris, Hanya 9 Orang Murid SDN Kampung Melayu 5 Pesta Kelulusan
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lagi Siang Ini, 4 Wilayah di Kalsel Disertai Petir
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari Ini, Berikut Ramalan Lengkap BMKG
apahabar.com

Kalsel

Rumah Zakat Kalsel Salurkan Sarana Usaha untuk UMKM di Sungai Miai
apahabar.com

Kalsel

Pengobatan Korban Truk Damkar Terbalik di Banjar Digratiskan
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Kualitas Keluarga, TP PKK Banjar Bakal Bentuk Tim Kader
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru: 22 Orang Lagi Sembuh, Sudah 414 Warga Bumi Saijaan Pulih
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com