Peduli Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan ke Tanah Laut Setelah Tolak Vaksin Covid-19, Ribka Tjiptaning Digeser ke Komisi VII Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel

Bawaslu Tapin Endus Dugaan Money Politik di Desa Banua Hanyar

- Apahabar.com Selasa, 16 April 2019 - 07:30 WIB

Bawaslu Tapin Endus Dugaan Money Politik di Desa Banua Hanyar

Bawaslu Tapin gelar apel besar bersama Panwascam dalam rangka kesiapsiagaan Patroli Pengawasan Pemilu 2019, Senin (15/04/2019). Foto-apahabar.com/ahc03

apahabar.com, RANTAU – Satu hari jelang Pemilu serentak, 17 April ini, Bawaslu Tapin mengendus dugaan praktek money politik, Senin (15/04/2019).

Belakangan ini Bawaslu memang sedang sibuk melakukan pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK) peserta kampanye di sana.

Baca Juga: Pemilu, Pelayanan SIM Satpas Pal 21 Libur Selama Empat Hari

Namun belum sepenuhnya tuntas kesibukan itu, mereka mendapat laporan adanya dugaan praktek money politik di Desa Banua Hanyar, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Senin (15/04/2019).

Kabarnya, modus yang dilakukan yakni dengan melakukan pendataan dengan mengiming-imingi warga uang untuk memilih salah satu calon.

Kabar itu, langsung ditindaklanjuti Ketua Bawaslu Tapin, Thessa Aji Budiono. Bertiga dengan anggota lainnya, mereka langsung ke tempat ada dugaan praktek money politik tersebut.

Sepulang dari sana, sekira selepas waktu salat Asar, Thessa langsung menggelar apel bersama Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di halaman Gedung Hamny Jalan SPG Rantau.

”Untuk laporan money politik di Desa Banua Hanyar, kita tengah melakukan investigasi laporan itu, apakah benar atau tidak. Kami tidak berani menyampaikan ini lebih lanjut karena melibatkan (nama baik) orang. Jika benar, tentunya akan ada tindak lanjutnya,” katanya kepada apahabar.com, Senin.

Dalam apel bersama itu, Bawaslu ingin meningkatkan kinerja para pengawas di kecamatan, agar mencegah terjadinya praktek money politik.

Bukan rahasia umum jika setiap perhelatan Pemilu dugaan praktek money politik kerap terjadi. Apalagi kali ini perhelatan pesta demokrasi lima tahunan tersebut digelar serentak.

Yakni dari pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif.

“Kita ingin mencegah terjadinya money politik di Kabupaten Tapin dan juga pengawasan kampanye di masa tenang,” tegasnya mengenai alasan menggelar apel sore itu.

Jika hari pertama masa tenang sudah menertibkan banyak APK, Bawaslu kemudian juga melakukan pengawasan terhadap peserta Pemilu yang melakukan pertemuan terbatas dan tatap muka dengan konstituen di masa tenang.

“Sebagaimana kita harapkan masa tenang ini tidak ada kampanye dalam bentuk apapun,” pungkas Thessa.

Baca Juga: Ribuan Surat Suara DPTb untuk Kalsel Siap Didistribusikan

Reporter: Ahc03
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Clear, Polemik Amdal PT AGM Pemprov Sebut Kesalahan Pemrakarsa
apahabar.com

Kalsel

Kasus Penimbunan BBM Batola: SPBU Bermasalah Tetap Beroperasi
apahabar.com

Kalsel

Natal 2018, Kapolres dan Dandim 1007/Banjarmasin Pantau Gereja
Hari Terakhir, Lapas Teluk Dalam Banjarmasin Pulangkan Belasan Warga Binaan

Kalsel

Hari Terakhir, Lapas Teluk Dalam Banjarmasin Pulangkan Puluhan Warga Binaan
apahabar.com

Kalsel

Belum Bisa Dioperasikan, Alat Tes Covid-19 Banjarmasin Mau Diresmikan Esok
apahabar.com

Kalsel

Kelelahan, Pejuang Demokrasi di Kandangan Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Sat Binmas Gelar Giat Penyuluhan Online untuk Siswa Sekolah
WhatsApp Anggota DPRD

Kalsel

WhatsApp Anggota DPRD Kalsel Diretas, Pelaku Mengirim Pesan Butuh Uang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com