Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Bebas Murni, Mantan Napi Teroris Ridwan Sungkar Ingin Fokus Mengurus Keluarga

- Apahabar.com     Selasa, 2 April 2019 - 19:59 WITA

Bebas Murni, Mantan Napi Teroris Ridwan Sungkar Ingin Fokus Mengurus Keluarga

Mantan narapidana kasus terorisme Ridwan Sungkar (kedua kiri) menggelar tasyakuran bersama sejumlah petugas/aparat yang mengantarnya hingga sampai rumah di Kelurahan Mangunsari, Tulungagung, Selasa (2/4/2019). Foto–Istimewa/Antara

apahabar.com, TULUNGAGUNG – Ridwan Sungkar (47), narapidana teroris di Lapas Klas II B Tulungagung dibebaskan hari ini. Ridwan dibebaskan setelah menjalani masa tahanan selama empat tahun.

Petugas lapas beserta tim Densus 88 mengawal proses pembebasan ini. Mereka mengantar Ridwan untuk pulang ke rumahnya di Desa Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga: Rumah Hakim PN Banjarmasin Sengaja Dibakar? Intip Kesaksian Panitera Muda

Dilansir Antara, Ridwan Sungkar menyatakan hanya fokus ingin mengurus keluarga dan anak-anaknya selepas dari Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Tulungagung, tempat dia selama empat tahun mendekam menjalani masa hukuman.

“Itu yang sempat tercetus dan tersampaikan saudara Ridwan Sungkar saat kami ajak berbincang, sebelum bebas, saat masih di sini (lapas),” kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tulungagung Erry Taruna di Tulungagung, Selasa (2/3/2019).

Kepada Erry dan sipir lain, lanjut dia, Ridwan Sungkar mengaku sangat menyesal.

Kasus terorisme yang menjerat dan menjebloskannya ke dalam penjara menyebabkan keluarganya selama empat tahun terakhir tidak terurus.

Anak-anaknya bahkan putus sekolah. “Karenanya dia berjanji tidak ingin mengurus hal-hal yang bersifat duniawi. Dia benar-benar ingin fokus untuk mengurus keluarga,” katanya.

Salah atau rencana yang dia ingin lakukan adalah dengan kembali berdagang. Menjalani usaha yang halal untuk memberi nafkah kepada istri dan anak-anaknya.

Erry mengatakan, Ridwan Sungkar memiliki tujuh putera. Beberapa anaknya yang sudah dewasa itu rajin membezuk ayahnya selama mendekam di Lapas Tulungagung.

“Semoga niatnya itu tulus dan tidak kembali terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan terorisme,” katanya.

Ridwan yang berperawakan tinggi besar dan kini memelihara cambang lebat, dikenal sebagai sosok yang humoris dan mudah bergaul.

Komunikasinya dengan para sipir dan warga binaan lain diakui Erry cukup baik. Dia bahkan dikenal paling supel di antara napi teroris lain yang pernah mendekam di Lapas Tulungagung.

Hanya saja, sama seperti almarhum Noim Ba’asyir yang keluar sebulan lebih awal, Ridwan tak pernah bersedia mengikuti program deradikalisasi yang diselenggarakan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme).

Ibadahnya rajin dan tekun. Tapi dia tetap tak pernah mau ikut program pembinaan khusus yang diselenggarakan Lapas, seperti kegiatan kerohanian dan pelatihan kemandirian/ketrampilan.

Sekeluarnya dari lapas, Ridwan juga terlihat senang. Keluarga menyambutnya dengan menggelar seremoni tasyakuran sederhana yang diikuti para petugas yang menghantar Ridwan hingga sampai di rumahnya di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru, Kota Tulungagung.

Ridwan sebenarnya tidak memiliki rekam jejak langsung dalam serangkaian aksi terorisme di Indonesia. Namun jauh sebelum ditangkap tim Densus 88, Ridwan diidentifikasi pernah pergi ke Suriah dan mengikuti kegiatan perang Jihad yang dikobarkan ISIS.

Ridwan sebenarnya sudah kembali dari Suriah dan kembali beraktivitas biasa di Indonesia di tanah kediamannya bersama keluarga di Kelurahan Mangunsari, Tulungagung.

Dia kemudian diburu tim Densus 88 setelah salah atau rekan jihadnya di Suriah, membuat video blogging (vlog) yang menantang Polri dan Banser NU, dengan ancaman bunuh melalui serangan teror yang direncanakan.

Baca Juga: Miris, Santri Ponpes di Martapura Kepergok ‘Ngelem’

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Fakta Baru Persidangan Akun Palsu Hina Guru Sekumpul
Bangkai Kucing

Hukum

Polisi Dalami Unsur Pidana Pelaku Pembuang Bangkai Kucing di Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

KPK Geledah Kantor PJT II Jatiluhur
apahabar.com

Hukum

Sebarkan Foto Syur Mantan Pacar di Messenger Facebook, Pemuda Kapuas Ditangkap Polisi
apahabar.com

Hukum

Otto Hasibuan: Sesuai MSAA, Kasus BLBI Sjamsul Nursalim Sudah Selesai
apahabar.com

Hukum

Polisi Bongkar Pembuatan STNK Palsu
apahabar.com

Hukum

Kurang Materi, Berkas Perkara GM Dikembalikan Jaksa
apahabar.com

Hukum

Kurang Sepekan, Dua Pengedar di Kelayan Diringkus Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com