Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

Belum Pilpres, BPN Prabowo-Sandi Sudah ‘Bagi-bagi Kursi’ Menteri

- Apahabar.com Senin, 1 April 2019 - 15:36 WIB

Belum Pilpres, BPN Prabowo-Sandi Sudah ‘Bagi-bagi Kursi’ Menteri

Hashim Djojohadikusumo di Ayana Midplaza. Foto-detikcom

apahabar.com, JAKARTA – Pilpres memang akan digelar di 17 April mendatang. Namun, BPN sudah membicarakan soal ‘bagi-bagi kursi’, jika Prabowo-Sandi memenangkan pilpres kali ini.

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo mengungkap Probowo pernah membicarakan porsi menteri untuk partai koalisi mereka. Adik Prabowo ini menyebut pembicaraan sudah sampai ke tingkat nama.

“(Pembicaraan soal menteri) dengan saya iya, ada. Ada, ada (pembicaraan sampai nama), saya kira itu antara saya dengan kakak saya,” ujar Hashim di Ayana Midplaza, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat seperti dilansir detikcom, Senin (1/4/2019).

Baca Juga: Buruh Kalsel Deklarasi Dukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin

Baca Juga: Revolusi 4.0, Indonesia Perlu Pemerintahan Berbasis Elektronik Kecepatan, Ini Reaksi Prabowo

Terkait kursi menteri, kata Hashim, sudah ada kesepakatan dengan PAN dan PKS. Untuk partai lain, dia menyebut, masih dalam tahap pembahasan.

“Kita kan sudah sepakat dengan PAN, kalau Pak Prabowo dan Pak Sandi menang itu sudah ada 7 menteri akan nanti alokasi untuk PAN, 6 kursi menteri untuk PKS. Terus untuk partai-partai lain saya kira masih dalam diskusi. Itu sudah jelas,” terang Hashim.

Pada saat kampanye di Bandung, Prbaowo sempat menanyakan Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) cocok untuk menjadi menteri. Namun belum ada kesepakatan dengan demokrat untuk itu.

“Demokrat masih belum definitif. (AHY) salah satu yang dipertimbangkan,” pungkasnya.

Baca Juga: Jokowi: TNI Nomor Satu di Asean, Jangan Diremehkan

Baca Juga: Debat Keempat Capres 2019, Jokowi: Pemerintah Perlu ‘Dilan’

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Apkasi Bantu Air Bersih untuk Korban Gempa Palu
apahabar.com

Nasional

Pagi Buta, Begal Sapi Penembak Polisi di Tala Berhasil Diringkus!
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 5.516 Positif, 548 Sembuh
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sebut Pembangunan Infrastruktur Strategi Pemulihan Ekonomi
apahabar.com

Nasional

2.500 Personel Polri Disiapkan Tangani Bencana
apahabar.com

Nasional

Aspirasi BEM se-Kalsel Sudah ke DPR dan DPD RI
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sebut Penurunan Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Terlihat
apahabar.com

Nasional

“Maafkan Saya Merepotkan Pepo”
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com