3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Bersama 286 Atlet Terima SK CPNS, M Fadli Ingin di Kota Kelahiran Mengabdi

- Apahabar.com Rabu, 3 April 2019 - 07:55 WIB

Bersama 286 Atlet Terima SK CPNS, M Fadli Ingin di Kota Kelahiran Mengabdi

Mantan pebalap motor, M Fadli. foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Sebanyak 286 atlet sah menjadi Calon Pegawan Negeri Sipil (CPNS). Salah satunya pebalap paralimpik, M Fadli.

Atlet-atlet itu mendapatkan Surat Keputusan CPNS di Auditorium Wisma Kemenpora Kemenpora, Selasa (2/3/2019).

Mereka telah melewati serangkaian tes CPNS melalu jalur khusus, mulai ujian kompetensi dasar, hingga wawancara tahun lalu.

Baca Juga: Bekal Berat Kalteng Putra di Stadion 17 Mei Banjarmasin

Berdasarkan data yang ada, sebanyak 286 atlet berprestasi pada SEA Games 2015, SEA Games 2017, Asian Games 2018 maupun Asian Para Games 2018 diangkat menjadi CPNS.

Saat penyerahan SK ada 240 atlet yang hadir. Untuk sisanya masih mengikuti beberapa kejuaraan.

M Fadli sendiri merupakan peraih emas displin trek Asian Para Games 2018. Pria asal Bogor ingin mengabdikan diri di tanah kelahirannya. “Saya ingin di Dispora Bogor saja,” kata dengan singkat dikutip dari Antara, Selasa (02/04/2019).

M Fadli merupakan mantan raja balapan motor tanah air. Namun, Minggu, 7 Juni 2015, adalah hari yang tak mungkin dilupakan oleh seorang Muhammad Fadli Immamudin, pembalap Astra Honda Racing Team tersebut.

Di hari itu, di seri ke-2 dalam ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2015 di sirkuit Sentul, Indonesia, Fadli mengalami kecelakaan kaki kirinya hingga harus diamputasi.

Sesaat setelah menang melintasi garis finis, Fadli melaju lambat dan melakukan selebrasi di sisi trek yang dekat dengan tribun penonton. Namun di belakang ia ditabrak pebalap Thailand.

Keinginannya untuk membalap tak pernah surut. Hingga ia beralih profesi sebagai atlet balap sepeda. Ia termasuk dalam kontingen paralimpik Indonesia. Hingga berhasil meraih prestasi di Malayasia.

Selain M. Fadli, pembalap yang ingin mengabdikan diri di kampung halamannya adalah Wiji Lestari. Peraih medali perunggu BMX Asian Games 2018 ini memilik menjadi PNS di Blitar Jawa Timur.

Berbeda dengan Elga Kharisma Novanda dan Robin Manullang yang ingin mengabdikan diri di Jakarta. “Saya pilih di Jakarta (Kemenpora) saja,” kata Ratu BMX Asia Tenggara itu tanpa memberikan alasan pastinya.

Elga Kharisma Novanda merupakan atlet asal Malang, Jawa Timur. Namun, saat ini banyak menghabiskan waktu berlatih di Jakarta. Saat ini, peraih emas SEA Games 2017 menekuni dua disiplin balap sepeda sekaligus yaitu BMX dan trek.

Sementara itu, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan jika seluruh atlet berprestasi yang diangkat jadi CPNS untuk tahun pertama akan dimaksimalkan di lingkungan Kemenpora.

“Untuk satu tahun pertama, daerah jangan dulu mengganggu mereka. Biar di Kemenpora dulu. Tapi saat ini sudah banyak yang mengajukan permintaan. Salah satunya DKI Jakarta. Mereka minta paling banyak,” timpalnya.

Baca Juga:  Jokowi Optimis PON Papua Digelar

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Cara Khabib Ladeni Sesumbar Justin Gaethje
apahabar.com

Sport

Cegah Covid-19, F1 Setop Perayaan Podium dan Penyerahan Trofi
apahabar.com

Sport

Jelang Denmark Open 2020, Aksi Gila Praveen/Melati Hancurkan 3 Ganda Campuran Top China
apahabar.com

Sport

Raih Juara Pertama, Batulicin 69 FC Wakili Kalsel di Liga Futsal Nasional
apahabar.com

Sport

Alasan Covid-19, Simona Halep Mundur dari AS Terbuka

Sport

Simak Momen Khabib Kalah Bertarung dan Menangis
apahabar.com

Sport

Jacksen Sudah Tak Sabar, Berikut Jadwal Terbaru Barito Putera di Liga 1 2019
apahabar.com

Sport

Senior IOC Usul Olimpiade 2020 Tokyo Dibatalkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com