3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Caleg Demokrat Ponorogo Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin, Neni Menolak Copot Balihonya

- Apahabar.com Sabtu, 6 April 2019 - 10:04 WIB

Caleg Demokrat Ponorogo Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin, Neni Menolak Copot Balihonya

Baleho Caleg Demokrat milik Neni Eviliani di Ponorogo. Foto-detikcom

apahabar.com, PONOROGO – Calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Ponorogo (Jawa Timur) dari Partai Demokrat bernama Neni Eviliana menjadi viral. Setelah memasang baliho pencalegkannya bersama pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

Hal tersebut tentu dianggap “aneh” karena partai Demokrat tergabung dalam gerbong koalisi pengusung paslon nomor 02 Prabowo dan Sandiaga Uno.

“Secara pribadi saya memang mendukung paslon nomor 01. Ini tidak bisa dipaksakan,” ujar Neni Eviliana pada wartawan, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (06/04/2019).

Adapun dalam balihonya tersebut, Neni mengenakan jaket kebesaran Partai Demokrat berwarna biru serta kerudung biru.

Dalam baliho tersebut, Neni menyebut dirinya sebagai “Srikandi Partai Demokrat Jawa Timur” untuk DPRD Ponorogo. Ia bertarung di daerah pemilihan 3, meliputi Kecamatan Sooko, Pulung, Pudak, Sawoo, dan Ngebel.

Baliho juga dilengkapi nomor urutnya yakni nomor 7 serta nomor urut Partai Demokrat 14 disertai dengan gambar lambang dan bendera Partai Demokrat.

“Baliho-baliho itu yang membuat dan memasang relawan tapi sudah izin saya,” ungkap caleg berusia 38 tahun tersebut.

Dia menyadari tindakannya itu berseberangan jalan dengan partai yang dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono itu. Pengurus partai juga telah memperingatkan karena tindakan itu menimbulkan kontroversi hingga memicu polemik sesama kader.

Baca Juga: Artis Ramai Dukung Jokowi-Ma’ruf, Siapa Saja?

Meski telah meminta maaf, namun Neni tidak akan melepas balihonya. Apalagi dipaksa memilih dan mendukung paslon nomor 02.

“Saya tidak ingin membohongi pilihan yang sudah berdasarkan hati dan nurani,” terangnya.

Meski terang-terangan memilih paslon nomor 01, Neni menolak disebut membelot. Ia mengklaim pilihannya itu tidak mengurangi integritasnya terhadap partai dan menyatakan tetap loyal dan menjadi kader yang baik.

Sementara, Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Paslon nomor 02 Kabupaten Ponorogo, Supriyanto mengaku prihatin dengan tindakan Neni.

Dia meminta pengurus Demokrat memberikan peringatan. Meski demikian, ia yakin persoalan tersebut tidak berpengaruh terhadap perolehan suara.

Sekretaris Partai DPC Demokrat Ponorogo Edi Iswahyudi mengatakan pihaknya memang tidak memberikan sanksi terhadap kasus Caleg Neni.

Hanya saja, pihaknya meminta yang bersangkutan untuk segera mencopot balihonya agar tidak terjadi polemik.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu no urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan no urut 02 Prabowo-Sandi.

Baca Juga: Aditya Mufti Ariffin Apresiasi Kinerja Jokowi

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Pilgub Kalsel: Denny Indrayana Kembalikan Berkas ke PKS
apahabar.com

Politik

Kampanye di Tanah Kelahiran Desa Pulau Burung Tanbu, SHM Ingat Cerita Masa Kecil

Politik

Cara Sederhana Syafruddin H Maming Serap Aspirasi Masyarakat Bawah
apahabar.com

Politik

Tema Debat Familiar bagi Denny, BirinMu Tanpa Persiapan Khusus
apahabar.com

Politik

Menuju Pilwali Banjarmasin, Jumlah Dukungan untuk Anang-Firdaus Penuhi Syarat
apahabar.com

Politik

Setelah Zairullah-M Rusli, Giliran Mila Karmila-Zainal Arifin Daftar Pilbup Tanbu ke KPU

Politik

Relawan Prabowo-Sandi Optimistis SHM-MAR Unggul di Pilkada Tanah Bumbu
apahabar.com

Politik

Cabup Banjar Andin: Money Politic Punya Konsekuensi untuk Paslon Maupun Pemilik Suara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com