Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Cegah Persekusi Waria, PKBI Kalsel Rumuskan Security System

- Apahabar.com Jumat, 26 April 2019 - 01:39 WIB

Cegah Persekusi Waria, PKBI Kalsel Rumuskan Security System

Perumusan sistem pengamanan masyarakat lewat program security system di Sekretariat PKBI Kalsel, Kamis (25/4) pagi. Foto-apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kalimantan Selatan mesti memutar otak, merespon tingginya angka kekerasan atau persekusi terhadap waria.

Menggandeng komunitas waria dan Polres Banjarmasin, PKBI merumuskan sistem pengamanan masyarakat lewat program security system di Sekretariat PKBI Kalsel, Kamis (25/4) pagi.

“Program ini terbentuk karena tingginya angka kekerasan terhadap waria secara nasional,” ucap Direktur Eksekutif PKBI Kalsel Hapmiah melalui Manager Program Peduli, Bukhari kepada apahabar.com.

Program security system ini, kata dia, diharapkan mampu menurunkan angka kekerasan terhadap waria di Kalsel.

Dengan konsep memberikan pembinaan terhadap kaum waria yang sering mendapatkan diskriminatif.

Konsep security system, sambung dia, mempermudah alur pengaduan kaum waria yang terlibat konflik atau menjadi korban kekerasan.

Sebelum diproses ke jalur hukum, maka perlu diselesaikan di tingkat Bhabinkamtibmas terlebih dahulu.

“Ya kita ini inginkan yang simple aja lah, tak rumit-rumit,” cetusnya.

Terkait hal ini, anggota Satuan Binmas Polresta Banjarmasin, Aipda Leni Mariani menyarankan kaum waria mesti berani dan terbuka dalam melaporkan kepada aparat kepolisian. Apabila mengalami tindak pidana. Mengingat, selama ini kaum waria condong menutup diri sehingga terbentuk opini takut dengan polisi.

“Padahal, sebenarnya polisi melayani seluruh masyarakat di Indonesia tanpa terkecuali,” jelasnya.

Sampai hari ini, pihaknya masih belum mencatat secara resmi jumlah tindak pidana yang dialami oleh komunitas waria. Bukan tanpa alasan, karena waria dominan menutup diri dan tak ada keberanian untuk melaporkan.

Baca Juga: Para Pembunuh Waria Salon di Banjarmasin Segera Diadili

Baca Juga: 16 Pemuda dan 1 Waria Terjaring Operasi Pekat

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sepeda Motor Dominasi Arus Mudik
apahabar.com

Kalsel

Kelenteng Soetji Nurani Bersiap Sambut Tahun Baru Imlek 2571
apahabar.com

Kalsel

Polresta Banjarmasin Sosialisasikan Maklumat Kapolri di Masa Kampanye Pilkada 2020
apahabar.com

Kalsel

Geger Buaya Ompong di Sebamban, Satu Diduga Masih Berkeliaran
apahabar.com

Kalsel

Gelar Salat Ied, Masjid di Banjarmasin Padamkan Lampu
apahabar.com

Kalsel

Cekcok Pemuda di Telawang Banjarmasin: Pacar Diganggu, Celurit Bicara
apahabar.com

Kalsel

Penjelasan BPBD Kalsel Belum Perlu Tanggap Darurat Karhutla

Kalsel

Bentrok di Pesta Pernikahan, Dua Pria di Martapura Mandi Darah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com