Kondisi Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19, Simak Penyebabnya SENGKETA Pilgub Kalsel, Eks Hakim MK: Paslon Suara Terbanyak Kedua Bisa Menang Temui AHY, Mantan Panglima GAM Muzakir Manaf Beri Dukungan Moril untuk Demokrat AJI Biro Banjarmasin Resmi Berdiri, Kasus Kekerasan Pers Jadi Atensi  2 Petani Tapin Terjerat Sabu 9 Kg, Polda Kalsel: Jaringan Besar

Di Kalsel, Polisi Siap Pelototi Pengendara yang Merokok di Jalan

- Apahabar.com Senin, 8 April 2019 - 21:17 WIB

Di Kalsel, Polisi Siap Pelototi Pengendara yang Merokok di Jalan

Ilustrasi merokok sambil berkendara. Foto-aripitstop.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Seiring terbitnya aturan yang melarang pengendara untuk merokok di jalan, Polda Kalsel bakal memelototi setiap pengendara yang melanggar aturan tersebut.

Penindakan terhadap pengendara yang kedapatan merokok sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12/2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor, sudah diberlakukan sejak pertengahan Maret 2019.

Namun demikian, tidak semua wilayah di daerah menerapkan peraturan yang tertuang dalam pasal 283 pelanggaran UU Nomor 22/2009 itu.

Baca Juga: Sopir di Banjarmasin Terciduk Simpan Sabu Dalam Rokok

Polda Kalimantan Selatan misalnya, sejauh ini belum ada satupun pelanggar yang ditindak. Pasalnya, petugas lebih fokus pada pelanggar lain.

“Petugas intens memelototi pengendara di jalan raya. Namun tidak spesifik terhadap pengendara yang merokok. Petugas fokus pada pengendara yang tidak memakai helm SNI, berkendara melawan jalur, pengendara belum cukup umur, berboncengan lebih dari satu, berkendara sambil main handphone, kecepatan tinggi, dan berkendara dalam keadaan mabuk,” kata Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas AKBP Lilik Istiyono kepada apahabar.com, Senin (8/4).

Selain itu, menurut Lilik, konsentrasi petugas di lapangan saat ini fokus pada pengamanan Pemilu yang akan berlangsung dalam hitungan hari.

Meski begitu, pihaknya sendiri mengamini bahwa merokok saat mengemudi bisa mengganggu konsentrasi pengendara hingga memicu kecelakaan.

“Intinya, sejauh belum ada rencana penerapan terhadap aturan itu di Kalsel. Kami masih fokus terhadap penindakan pelanggaran utama yang bisa berakibat fatal itu. Selebihnya kita tunggu instruksi dari Dirlantas Polda Kalsel,” tutur Lilik.

Sebelumnya, masyarakat saat ini sedang dihantui terkait adanya aturan dilarang merokok saat berkendara.

Dari Permenhub tersebut, tak tanggung-tanggung, pelanggar akan mendapat denda material hingga Rp750 ribu atau kurungan penjara selama tiga bulan.

Dalam penerapannya, Peraturan Menteri itu mulai diterbitkan dan berlaku sejak 11 Maret 2019. Sejauh ini, baru Polda Metro Jaya yang memberlakukan ketentuan baru tersebut.

Hasilnya, 652 kasus dari asap yang mengganggu konsentrasi dan tidak wajar berhasil ditindak.

Di Kalsel, berdasarkan catatan Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel, terdapat 15.761 surat tilang telah dikeluarkan dalam triwulan pertama tahun 2018.

Baca Juga: Dishub Banjarmasin Sambut Larangan Merokok di Atas Motor

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Habis Cuti Pilkada, Sayed Jafar Langsung Meresmikan Pesantren
apahabar.com

Kalsel

Mantan Kapolri Resmikan 2 Mini Market Rumah Pangan Kita di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Sore Ini, Tak Ada Tambahan Positif Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Positif Corona, Belasan Karyawan RSUD Banjarmasin Terpaksa Diistirahatkan
apahabar.com

Kalsel

Penindakan Pelanggaran Pilkada, Bawaslu RI Warning Kepolisian dan Kejaksaan
apahabar.com

Kalsel

Seribu Lebih Pelamar Gagal Ikut Tes CPNS Provinsi Kalsel

Kalsel

Breaking! Dua Pemotor Adu Banteng di Sungai Ulin Berujung Maut
apahabar.com

Kalsel

Pelaku Pembunuhan di Sungai Lulut Akhirnya Tertangkap!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com