ga('send', 'pageview');
Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa Nakes di Puskesmas Banjarmasin Resmi, Wali Kota Banjarmasin Terbitkan SE Tahun Ajaran Baru Respons Epidemiolog, Kalsel Tembus 4 Ribu Kasus Covid-19 Kreatif di Tengah Pandemi, Yuk Intip Produk Andalan Srikandi Kotabaru




Home Kaltim

Senin, 8 April 2019 - 17:15 WIB

Didemo, Wagub Bakal Kaji Rencana Pabrik Semen Kaltim

Redaksi - Apahabar.com

Aliansi Masyarakat Peduli Karst Kaltim (AMPK) mendemo kantor kegubernuran Kaltim diJalan Gajah Mada, Samarinda Kota,  Kaltim, Senin (8/4). Foto-Istimewa

Aliansi Masyarakat Peduli Karst Kaltim (AMPK) mendemo kantor kegubernuran Kaltim diJalan Gajah Mada, Samarinda Kota, Kaltim, Senin (8/4). Foto-Istimewa

apahabar.com, SAMARINDA – Gaung penolakan pabrik semen di gunung Karst Sangkulirang-Mangkalihat, Kabupaten Kutai Timur, Kaltim, kembali bergema.

Membawa ratusan massa, Aliansi Masyarakat Peduli Karst Kaltim (AMPK) mendemo kantor kegubernuran Kaltim diJalan Gajah Mada, Samarinda Kota, Kaltim, Senin (8/4).

Baca Juga: Kaltim Siap Gelontorkan Puluhan Miliar untuk Beasiswa Tahun Ini

Sekira 300 massa gabungan dari mahasiswa, aktivis dan pemuda yang menolak rencana pembangunan pabrik semen berdemo sejak siang hari.

Sebelum ashar, mahasiswa mencoba merangsek masuk dengan menggoyang pagar yang disambut pukulan dan pentungan dari gabungan polisi pamong praja (PP) Kaltim dan Samarinda.

Tindakan itu lantas dibalas mahasiswa dengan lemparan batu.

Lebih dari lima orang mahasiswa terluka, kendaraan roda dua rusak, serta perlengkapan aksi seperti sound, kaca mobil milik mereka pecah.

Korban luka juga berjatuhan dari anggota PP, serta polisi yang membantu pengamanan demonstrasi. Mereka yang luka kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Arus lalu lintas di kedua ruas jalan kemudian dialihkan oleh polisi untuk menghindari penumpukan kendaraan semakin parah.

AMPK kukuh menyoal rencana izin pertambangan yang dirasa akan bertentangan dengan peraturan pemerintah.

“Keputusan kami final, tetap menolak hingga rencana pemerintah dibatalkan,” ujar Korlap Aksi Beni kepada awak media.

Ada 6 tuntutan yang disampaikan mereka. Pertama, menolak pembangunan pabrik semen. Kedua, tolak segala bentuk eksploitasi yang merusak alam.

Ketiga, berikan hak atas tanah untuk mengembangkan ekonomi terbarukan yang ramah lingkungan. Keempat, tolak RPJMD, RZWP3K, RTRW Kaltim.

Kelima, tolak segala bentuk kriminalisasi gerakan. Keenam, cabut semua IUP yang ada di karst Sangkulirang, Kalimantan Timur.

Tak seperti aksi sebelumnya, demonstrasi kali ini mendapat respon dari Pemprov Kaltim.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi sempat 30 menit turun dari kantor kegubernuran untuk menemui massa yang tengah berorasi.

“Kami sudah rapat dengan seluruh kepala dinas untuk meninjau lokasi sekaligus. Yang pasti rencana ini nantinya kami terus pelajari,” ujar Hadi Mulyadi.

Baca Juga: Gubernur Tak Bergeming, Aliansi Peduli Karst Serukan Tolak Pabrik Semen Jilid II

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Ajak Semua Elemen Selesaikan Banjir Samarinda
apahabar.com

Kaltim

Penajam Paser Utara Ajukan Ribuan Formasi CPNS
apahabar.com

Kaltim

Calon Haji Jangan Menghilang dari Rombongan
apahabar.com

Kaltim

Wagub Kaltim Open House Bersama Ribuan Warga dan Tokoh Masyarakat
apahabar.com

Kaltim

Pembangunan Energi Hijau Sejalan Visi RPJMD Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Uji Kompetensi, Redpel apahabar.com Terbaik di Madya
apahabar.com

Kaltim

Sektor Pariwisata dan Pertanian Jadi Andalan Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Berangsur Surut, Pemkot Perpanjang Status Darurat Banjir Samarinda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com