Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Dilarang Berfoto di Bilik Suara

- Apahabar.com Sabtu, 13 April 2019 - 14:05 WIB

Dilarang Berfoto di Bilik Suara

Demi menciptakan Pemilu yang aman dan damai, pemilih dilarang melakukan swafoto di TPS. Foto-Kontan.co.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilihan Umum 2019 mendatang tidak diperbolehkan berfoto apalagi berswafoto kala berada di bilik Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Komisioner KPU Kalsel, Hatmiati mengatakan, pemilih hanya boleh berfoto ketika berada di luar area TPS setelah selesai proses mencoblos.

“Tidak boleh, hanya boleh dilakukan setelah memilih dan dilakukan di luar area TPS. Jadi enggak boleh selfie di area TPS, itu area terlarang,” kata Hatmiati kepada apahabar.com, Sabtu (13/4/2019).

Kebijakan itu, kata Hatmiati telah tercantum pada Surat Keputusan KPU RI nomor 1944 tahun 2018, dimana pemilih dilarang berfoto di bilik suara.

Sebab menurutnya, apabila itu terjadi maka dapat melanggar asas kerahasiaan yang dijunjung dalam penyelenggaraan Pemilu.

Walaupun begitu, pemilih masih dibolehkan membawa telepon genggam ke dalam TPS.

Baca Juga: Tunjukkan Jari Tanda Nyoblos, Dapatkan Diskon Makan di Restaurant Golden Tulip

“Masuk ke TPS bawa handphone boleh, tapi ketika masuk ke bilik handphone dititipkan, begitu keluar bilik diambil,” ujarnya.

Di samping itu, Hatmiati juga mengingatkan pemilih untuk tidak menganjurkan pilihan pemilih lain saat berada di TPS.

Pemilih juga tidak boleh mengenakan pakaian yang identik dengan calon tertentu.

“Selama tidak memakai atribut kampanye boleh ke TPS, entah itu pin, foto, nama calon. Tapi kalau ada kecenderungan satu calon kita minta ganti, seperti pin saja itu kita suruh ganti,” katanya.

Dia menegaskan, pemilih yang melanggar ketentuan itu dapat terkena hukuman. Penerapan hukumannya diserahkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat.

Baca Juga: 6 ‘Tuhan’ Terdaftar Nyoblos di Jember

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ketuk Pintu Warga, Bhabinkamtibmas Aipda Sani Salurkan Bantuan Beras
apahabar.com

Kalsel

Raperda Narkotika Banjarmasin Perlu Diperbaiki
apahabar.com

Kalsel

Tak Puas, Massa Anti-Omnibus Law di Banjarmasin Ancam Demo Susulan
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 Jadi Ladang Bisnis RS, Menkes Buka Suara
apahabar.com

Kalsel

Diwarnai WO, Berry Furqon Terpilih Aklamasi Jadi Cawabup HST
apahabar.com

Kalsel

Kisah WNI di Tengah Wabah Corona, Husniaty: Warga di Australia Taat Peraturan
apahabar.com

Kalsel

Dapat Promosi Jabatan di Tingkat Pusat, Kepala Basarnas Banjarmasin Resmi Berganti
apahabar.com

Kalsel

Penetapan Cawabup HST: Faqih Kecewa, Bupati Angkat Bicara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com