Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Fokus Diversifikasi Pangan, Target Kurangi Konsumsi Beras

- Apahabar.com Kamis, 4 April 2019 - 19:51 WIB

Fokus Diversifikasi Pangan, Target Kurangi Konsumsi Beras

Ilustrasi Beras. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan (Kalsel) mengklaim stok beras sampai setahun ke depan aman. Stok yang ada sekarang disebutkan mencapai 200 ton beras.

Selain itu, yang menjadi fokus lain Dinas Ketahanan saat ini selain meningkatkan kemandirian adalah keanekaragaman atau diversifikasi pangan.

Diversifikasi dimaksud, yakni program penanaman tanaman pangan selain beras, berupa jagung dan ubi. Dengan begitu target mengurangi ketergantungan akan beras perlahan dapat tercapai.

Soal keanekaragaman pangan, menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel Suparno, masyarakat Kalsel saat ini cenderung mengonsumsi beras dibanding ubi atau singkong yang notabene hampir sama.

“Selain konsumsi beras turun, konsumsi tepung juga harus turun karena sama-sama impor, kita mulai galakkan pangan lokal, seperti ubi, jagung, umbi-umbian, sagu, itu semua kan potensi,” terang Suparno kepada apahabar.com.

Untuk 2018, disebutkan konsumsi beras per kapita mencapai 97 kilogram (Kg). Tahun ini konsumsi beras ditarget turun menjadi 96 Kg/kapita.

“Jumlah ini ditargetkan terus turun,” jelas dia.

Sementara soal beras, produksi beras Kalsel tahun lalu yang diserap oleh Bulog, kata dia, mencapai 12 ribu ton lebih. Angka ini jauh dari target kesediaan minimal stok pangan di Kalsel yang hanya di angka 200 ton beras.

“Kalau yang provinsi punya, harus cadangkan 200 ton beras. Sedangkan tiap kabupaten 100 ton. Nah kita produksi beras lebih dari 200 ton. Jadi kesediaan pangan kita aman,” kata dia.

Diwartakan sebelumnya, Divisi Regional Perum Badan Urusan Logistik Kalimantan Selatan bertekad menyerap 28.280 ton beras dari petani. Target tersebut lebih besar dari target sebelumnya.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tahun Baru Harapan Baru! Berikut Foto dan Video Kemeriahannya di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Minimalisir Tingkat Kebakaran, Polsek Kintap Kontrol Embung di Daerah Rawan
apahabar.com

Kalsel

Cerita Mahasiswi Cantik Tingkat Akhir, yang Belum Boleh Terbang ke China
apahabar.com

Kalsel

Pembatasan Sosial di Banjarmasin, Puluhan Ribu Paket Sembako Disiapkan
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lebat, Warga Jalan Antasari Keluhkan Banjir Setinggi Mata Kaki
apahabar.com

Kalsel

Kejar Penculik Siswi SMP Banjarbaru, Polisi Kepung Hutan Sungai Sumba
apahabar.com

Kalsel

Tabrakan Horor di Pulau Laut, Identitas Sopir Colt Dikantongi
apahabar.com

Kalsel

Pasca Rapid Test Massal, Pasar Tradisional di Banjarmasin Disemprot Disinfektan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com