MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Ganti Sumber Pendapatan Daerah, Intip Siasat Pemprov Kalsel

- Apahabar.com Selasa, 30 April 2019 - 16:49 WIB

Ganti Sumber Pendapatan Daerah, Intip Siasat Pemprov Kalsel

Pengelola Bandara Syamsudin Noor mencatatkan terjadinya penurunan penumpang kala musim sepi penumpang, seperti sekarang. Foto-RRI

apahabar.com, BANJARMSIN – Pemerintah Provinsi Kalsel terus memutar otak mencari sumber pendapatan daerah alternatif pengganti sektor pertambangan batu bara.

“Tidak hanya Kalsel daerah lain dan negara kita pun masih bertumpu pada hasil tambang sebagai pendapatan daerah atau negara,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Abdul Haris Makke kepada apahabar.com.

Menurutnya, adalah suatu kerentanan, jika ekonomi daerah masih bertumpu pada sektor energi tak terbarukan tersebut.

Terlebih, jika wisata daerah bisa dikelola dengan baik. Kata dia, bisa menjadi potensi buat pendapatan daerah.

Selain itu, target selesainya pembangunan Bandara pada November 2019 ini menjadi acuan bagi Kalsel untuk menyediakan fasilitas wisata.

Dibangunnya Bandara Syamsudin Noor adalah salah satu upaya Pemerintah Pusat dan Daerah membuka gerbang wisata seluas-luasnya.

“Insyaallah nanti Bandara Syamsudin Noor selesai. Tahun 2020, kita targetkan Target 100 ribu wisatawan,” kata Haris.

Haris menambahkan, target itu belum termasuk wisatawan dari dalam negeri. Pemprov memproyeksikan Kalsel bisa didatangi satu juta pengunjung dari kunjungan domestik.

Soal ini, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel H Dahnial Kifli tak berkilah. Minimnya jumlah kunjungan ke Kalsel menurutnya lantaran belum ada penerbangan dari luar negeri langsung mendarat di Kalsel.

“Sementara ini memang karena belum ada penerbangan langsung ke Kalsel. Mudah-mudahan Bandara selesai November target wisata tercapai,” ujarnya.

Dahnial juga menambahkan, yang menjadi permasalahan saat ini adalah wisatawan tidak bisa mampir ke Kalsel biaya penerbangan pun naik.

Jika wisatawan dengan uang yang pas-pasan tentu mereka akan memilih daerah lain dengan penerbangan dan akses lebih murah.

Baca Juga: Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Terus Digeber

Baca Juga: Pemilu 2019, Penumpang Pesawat via Bandara Syamsudin Noor Turun

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Siaga Corona, Bandara Syamsudin Noor Mulai Operasikan Thermal Scanner
apahabar.com

Kalsel

Mulai Hari Ini, BPN Kalsel Berlakukan Layanan Hak Tanggungan Elektronik

Kalsel

Wakil Rektor Muncul, Massa Tolak Omnibus Law di Banjarmasin Ngotot Bertahan
apahabar.com

Kalsel

Sejarah Amerongen (2); Kampung Eropa di Banjarmasin yang ‘Terlupakan’
apahabar.com

Kalsel

Operasi Lilin Intan 2019 Dimulai, Polisi Waspadai 12 Potensi Rawan
apahabar.com

Kalsel

TNI Terjun ke Sekolah, Bantu PLS
apahabar.com

Kalsel

Lulusan SMK Bekerja tak Sesuai Bidang, Kenapa?
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Anjir Pasar Diduga Berasal dari Percikan Petasan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com