BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

Ganti Sumber Pendapatan Daerah, Intip Siasat Pemprov Kalsel

- Apahabar.com Selasa, 30 April 2019 - 16:00 WIB

Ganti Sumber Pendapatan Daerah, Intip Siasat Pemprov Kalsel

Bandara Syamsudin Noor. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalsel terus memutar otak mencari sumber pendapatan daerah alternatif pengganti sektor pertambangan batu bara.

“Tidak hanya Kalsel daerah lain dan negara kita pun masih bertumpu pada hasil tambang sebagai pendapatan daerah atau negara,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Abdul Haris Makke kepada apahabar.com.

Menurutnya, adalah suatu kerentanan, jika ekonomi daerah masih bertumpu pada sektor energi tak terbarukan tersebut.

Terlebih, jika wisata daerah bisa dikelola dengan baik. Kata dia, bisa menjadi potensi buat pendapatan daerah.

Selain itu, target selesainya pembangunan Bandara pada November 2019 ini menjadi acuan bagi Kalsel untuk menyediakan fasilitas wisata.

Baca Juga: Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Terus Digeber

Dibangunnya Bandara Syamsudin Noor adalah salah satu upaya Pemerintah Pusat dan Daerah membuka gerbang wisata seluas-luasnya.

“Insyaallah nanti Bandara Syamsudin Noor selesai. Tahun 2020, kita targetkan Target 100 ribu wisatawan,” kata Haris.

Haris menambahkan, target itu belum termasuk wisatawan dari dalam negeri. Pemprov memproyeksikan Kalsel bisa didatangi satu juta pengunjung dari kunjungan domestik.

Soal ini, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel H Dahnial Kifli tak berkilah. Minimnya jumlah kunjungan ke Kalsel menurutnya lantaran belum ada penerbangan dari luar negeri langsung mendarat di Kalsel.

“Sementara ini memang karena belum ada penerbangan langsung ke Kalsel. Mudah-mudahan Bandara selesai November target wisata tercapai,” ujarnya.

Dahnial juga menambahkan, yang menjadi permasalahan saat ini adalah wisatawan tidak bisa mampir ke Kalsel biaya penerbangan pun naik.

Jika wisatawan dengan uang yang pas-pasan tentu mereka akan memilih daerah lain dengan penerbangan dan akses lebih murah.

Baca Juga: Apa Kabar Proyek Bandara Baru Syamsudin Noor?

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz F

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

VIDEO: Beginilah Sekarang Kondisi Sungai Pekapuran Raya Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Alhamdulillah Distribusi Logistik Pemilu Lancar, Warga Pulau Bromo Banjarmasin Bisa Nyoblos
apahabar.com

Kalsel

Masjid di Banjarmasin Dibuka, Polri-TNI Siapkan Pengamanan Khusus
apahabar.com

Kalsel

Penjaringan Calon Bupati Banjar dari Golkar Banjir Peminat
apahabar.com

Kalsel

Dirjen KLHK Sebut Kalsel Percontohan Rehabilitasi DAS
apahabar.com

Kalsel

Perkara Bangkai Baliho, Polresta Banjarmasin Surati Pemkot
Pos Polisi

Kalsel

Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, 50 Pasien di Tabalong Sembuh dari Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com